Selasa, 29 Juni 2021

BLESSING JEHOVAH RA’AH Part 2 (BERKAT-BERKAT YANG TERKANDUNG DALAM TUHAN ADALAH GEMBALAKU)

 

BLESSING JEHOVAH RA’AH Part 2
(BERKAT-BERKAT YANG TERKANDUNG DALAM

TUHAN ADALAH GEMBALAKU)



Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M. Th



(Mazmur 23:4-6 TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

5. Jehovah Im'kha (Tuhan Besertaku)

(Mazmur 23:4 TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

 

Frasa "Lembah Kekelaman" dalam King James Version (KJV), Revised Standard Version (RSV) dan NIV tertulis : Valley of the Shadow of Death, yang di terjemahkan  "Lembah Bayang-bayang Maut". (Lembah Kekelaman = Lembah bayang-bayang maut).

Bahasa Ibrani menggunakan kata: "Tzalmawet", artinya tangisan, bayangan, gelap, kesusahan, bahaya ekstrim dan ciri Dunia orang mati. Sesuatu yang tidak menyenangkan dan menakutkan.

Kebanyakan orang percaya selalu ingin hidup dalam ketenangan (save), kenyamanan. Alasan kenapa seringkali hidup kita di goncang agar kita keluar dari kenyamanan adalah agar hidup kita bisa dipakai oleh Tuhan, supaya kita bisa berlari dan berlutut kepada Tuhan. Sewaktu kita memilih hidup berjalan dengan Tuhan seringkali memang tidak mengenakkan tetapi di ujungnya kita bisa menyaksikan Kemuliaan Tuhan.

 

(Mazmur 23:4b TB) aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;

 

Besertaku dalam bahasa Ibrani dipakai kata 'Immadi/Im'Kha bermakna tindakan yang dilakukan bersama-sama.

Daud kemudian memberikan penjelasan bahwa Allah yang ada bersama-sama dengan dia memiliki gada (senjata yang di gunakan dalam pertempuran satu lawan satu dalam jarak pendek) dan tongkat (otoritas) yang berada di tangan - Nya. Tongkat itu adalah tongkat yang di kenakan di pinggang dan merupakan alat tradisional dari gembala.

Gada dan tongkat yang dipakai oleh gembala untuk melawan musuh dan untuk menuntun setiap domba-domba. Tuhan memberikan tongkat otoritas kepada kita sebagai anak-Nya. Tuhan menuntun kita ke tempat yang aman dan Tuhan tidak pernah memberikan kita bayang-bayang ketakutan sebab Tuhan beserta kita (Jehovah Im'kha).

 

Seberapa besar Tuhan akan memakaimu, tergantung seberapa respon kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus melihat seberapa besar imanmu, semua orang yang di sembuhkan butuh mujizat dan yang menyembuhkan adalah orang yang di pakai oleh Tuhan. Ketika Imanmu besar dan engkau datang kepada-Nya, maka Yesus menghargai Imanmu itu dan akan melakukan mujizat sesuai Imanmu itu. Hikmat Tuhan yakni Tuhan Besertaku / Jehovah Im'kha harus tertanam kuat di hati kita sebab ada gada dan tongkat yang Tuhan berikan untuk kita.

 

6. Jehovah Magen'ezrekha (Tuhan adalah perisai pertolongan).

(Mazmur 23:4a TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;

 

Informasi yang didengarkan setiap hari melalui media mengenai covid-19 justru mengikis kepercayaan kepada Tuhan. Orang percaya mulai terintimidasi dengan dunia dan lebih percaya pendapat dunia daripada jaminan dalam Firman - Nya. Penjelasan teks tidak mengarah kepada kematian, tetapi kesulitan dan tantangan yang dihadapi. Teks Alkitab memberikan jaminan rasa aman itu, bahkan ketika berjalan dalam bayang-bayang maut.

Dia Tuhan yang bekerja untuk kita, Roh Kudus melindungi kita dan ada perisai pertolongan kita yaitu Jehovah Magen'ezrekha.

 

7. El Bethel (Tuhan atas rumah-Nya).

(Mazmur 23 : 5a TB) Engkau menyediakan hidangan bagiku, dihadapan lawanku;

Metafora yang dipakai dalam ayat 5 ini adalah tuan rumah dari tamu. Tradisi pada saat itu mengharuskan tuan rumah untuk bersikap ramah terhadap tamu.
Daud memberikan penegasan bahwa di hadapan lawanpun, apa yang menjadi kebutuhannya disediakan oleh Tuhan. Dalam bahasa Inggris, kata "Lawan" ada dalam bentuk jamak : Enemies, berarti musuh-musuh. Teks menjelaskan bahwa domba ternyata banyak musuhnya.

Seorang domba punya banyak musuh karena dia satu-satunya hewan yang tidak punya kuasa bertahan / Power defensif, tetapi domba punya Gembala atas rumahnya. Kita punya Tuhan ~ El Bethel.

 

(Kejadian 36 : 7b TB) Didirikannyalah mezbah di situ, dan dinamainyalah tempat itu El Bethel, karena Allah telah menyatakan diri kepadanya disitu, ketika ia lari terhadap kakaknya.

 

(Kejadian 31 : 13b TB) Akulah Allah yang di Betel itu, dimana engkau mengurapi tugu, dan dimana engkau bernazar kepada - Ku ; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negri sanak saudaramu.

Sewaktu kita takut oleh lembah bayang-bayang maut, berlututlah dan datanglah kepada Tuhan. Waktu kita berdoa, Tuhan akan bekerja, jangan pernah berhenti untuk Berdoa sebab ketika engkau berdoa maka engkau akan di kuatkan oleh imanmu, sebab pengharapan akan muncul ditengah pencobaan itu.

 

 

 

8. El Gibbor / El Kabir (Allah yang Perkasa)

(Mazmur 23 : 5b TB) "...... Di hadapan lawanku;

Frasa "di hadapan lawan-lawanku (musuhku)" bermakna terlepas dari para musuh, para musuh tidak dapat mencegahnya. Konteks orang percaya
Saat ini adalah akan ada banyak orang yang memusuhi dan menentang karena menaati Tuhan.

Saat kita sungguh-sungguh melayani Tuhan, sungguh-sungguh beribadah kepadaTuhan, ada banyak orang yang akan mengejekmu, jangan pernah berhenti, karena itu di izinkan Tuhan sebab ada El Gibbor, Tuhan akan membuat kita menang atas hal itu. Singkirkan ketakutan, hadapi masalah itu sebab ada Allah yang perkasa / El Gibbor, karena kita adalah anaknya. Dibalik semua itu ada perkara yang besar yang Tuhan siapkan untukmu.

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati.

BLESSING JEHOVAH RA’AH (BERKAT-BERKAT YANG TERKANDUNG DALAM TUHAN ADALAH GEMBALAKU)

 

BLESSING JEHOVAH RA’AH
(BERKAT-BERKAT YANG TERKANDUNG DALAM

TUHAN ADALAH GEMBALAKU)



Oleh : Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th



Domba tidak seperti hewan yang lain, domba adalah hewan yang tidak mempunyai senjata di tubuhnya, sehingga domba menjadi sangat bergantung kepada gembalanya. Jadi ini yang menjadikan domba begitu taat kepada gembalanya, dan hanya mendengarkan suara gembalanya. Sama seperti kita, apabila kita tidak berserah dan percaya maka Tuhan tidak akan bisa turun tangan dan memimpin kita bila kita belum benar-benar berserah kepada Tuhan.

 

(Mazmur 25:14 TB) TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

 

1.     Miliki hati yang takut akan Tuhan, lakukan hal yang takut akan Tuhan.

2.     Bergaul karib dengan Tuhan. Kenali dan bergaul dengan Tuhan, ketika engkau bergaul dengan Tuhan maka engkau kaan mendapatkan satu sukacita yang luar biasa dari Tuhan. Ketika engkau bergaul dengan Tuhan maka Tuhan akan mempercayai engkau sepenuhnya bukan setengah-setengah dalam segala hal.

3.     Pegang perjanjian yang Tuhan berikan Tuhan. ketika engkau mau bergaul karib dengan Tuhan karena engkau adalah orang-orang yang telah dipilih Tuhan. “Kalau Tuhan dipihak kita siapakah yang dapat melawan”
Ketika Perjanjian diberitahukan kepadamu itu berarti sesuatu yang di stempel oleh Tuhan dan itu pasti terjadi. Ketika Firman Tuhan diberikan melalui Roh Kudus dan itu menjadi seperti Rhema untukmu maka itu pasti termeterai dan pasti itu terjadi.

 

Iblis seringkali ingin menyerupai Tuhan, tapi dia bukan Tuhan, dia ingin seringkali mencuri Kemuliaan Tuhan dengan menyerupai Tuhan, bahkan dia memakai firman untuk menyerupai Tuhan, tetapi orang yang bergaul karib dengan Tuhan akan mencium bau itu, dia langsung tahu apakah itu Tuhan / Gembalanya atau bukan, dia langsung mengetahui apakah itu suara Tuhan atau tidak karena dia bergaul karib dengan Tuhan.

 

(Kejadian 48:15 TB) Sesudah itu diberkatinyalah Yusuf, katanya: "Nenekku dan ayahku, Abraham dan Ishak, telah hidup di hadapan Allah; Allah itu, sebagai Allah yang telah menjadi gembalaku selama hidupku sampai sekarang,

 

Yakub adalah orang pertama dalam Alkitab yang menempatkan Tuhan sebagai gembala dalam hidup-Nya. Orang yang menempatkan Tuhan sebagai Gembala dalam hidupnya akan sekaligus menerima berkat-berkat Nama Tuhan yang terkandung dalam penampilan Tuhan sebagai Gembala.

 

Yakub adalah orang yang menempatkan Tuhan sebagai Gembala selama hidupnya, Kalau demikian mari kita melihat apakah Yakub benar-benar mengalami Berkat-berkat itu ? Mari kita buktikan Berkat-berkat yang terkandung dalam Jehovah Ra'ah itu juga diterima oleh Yakub :

 

1)    Jehovah Jireh.

Bukankah ketika Yakub lari dari rumah bapaknya tanpa membawa apa-apa ( hidupnya berada dititik NOL), tetapi saat kembali kambing domba yang di milikinya sangat banyak.

 

(Kejadian 30:43 TB) Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.

 

Proses dimana Yakub mendapatkan hak kesulungan dari Tuhan karena ada pertobatan yang Tuhan lihat dari Yakub, sebab Yakub selalu mengutamakan hal yang rohani walaupun ia mencuri hak kesulungan dari Esau.

 

(Kejadian 33:11b TB) Allah telah memberi karunia kepadaku dan aku pun mempunyai segala-galanya."

 

Dari yang tidak punya apa-apa (0), sekarang mempunyai segala-galanya. Kalau engkau mau cepat mendapatkan berkat dari Tuhan maka jadikanlah Tuhan dalam hidupmu sebagai Jehovah Jireh. Bila engkau mengalami masa dibawah, pakai lututmu dan katakan pada Tuhan bahwa Tuhan adalahlah Jehovah Jireh atas hidupmu. Saat Tuhan menempatkanmu pada posisi nol, itu sakit bangat dan ketika engkau berada pada titik itu ketika engkau berserah kepada Tuhan maka saat itulah Tuhan mengangkatmu yang tadinya dari nol menjadi angka 10 dalam hidupmu.

 

Setiap kita tentunya mempunyai banyak kebutuhan, tetapi bersediakah kita menjadi domba dan menjadikan Tuhan sebagai Gembala untuk memenuhi semua kebutuhan itu, mau bergantung kepada Tuhan sepenuhnya. Kemanapun kita di tuntun kita mau mengikuti Tuhan, kita mau taat dalam perkara kecil dengan ketaatan sampai Tuhan akan mempercayakan kita perkara yang besar, jadikanlah Tuhan sebagai Jehovah Jireh dalam hidup kita.

 

2)    Jehovah Shalom.

Saat Yakub sebagai buronan dengan status WANTED ! Pasti ia mengalami kecemasan tetapi Yakub bisa tenang, malahan dia bisa tidur dengan pulas bahkan sampai bermimpi.

 

Ketika kita sebagai domba ketika mengalami masalah, dikejar-kejar, kita menjadi takut, tetapi percayalah kepada Tuhan sebagai Jehovah Shalom sebab Tuhan akan membawamu keluar dari ketakutan, dari masalah itu.

 

(Kejadian 28:11-12 TB) Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu. Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.

 

Ketika di tengah masalah itu bisakah kita melihat Tuhan sebagai Jehovah Shalom dalam hidup kita, di tengah-tengah keadaan yang tidak mengenakkan, sulit, dan engkau datang kepada Tuhan dan menjadikan-Nya sebagai Gembala “Jehovah Ra'Ah” dalam hidupmu.

 

Ketika dirumah engkau tidak punya apa-apa, tidak punya makanan, bergandengan tanganlah bersama-sama dan percaya bahwa engkau bukan hidup dari makanan jasmani, tetapi engkau hidup dari makanan firman sebab itu ia akan menguatkan engkau, masukkanlah Tuhan dalam hidupmu sebagai Jehovah Shalom, maka engkau bisa melalui itu semua sebab engkau memiliki Damai Sejahtera dari Tuhan.

 

3)    Jehovah Rapha.

Saat Yakub kehilangan Yusuf anak yang paling di kasihnya, Yakub merasa hidupnya sudah tidak ada artinya lagi sampai kemudian semangat hidupnya kembali, hatinya disembuhkan saat ia berjumpa kembali dengan Yusuf.

 

Ketika engkau sakit, Dia adalah Penyembuh dalam hidupmu, apa yang pernah hilang dalam hidupmu, kesehatan, keuangan, Dia adalah Jehovah Rapha dalam hidupmu. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil sebab Tuhan lah Jehovah Raph  Penyembuh bagimu.

 

 

4)    Jehovah Tsidkenu.

Tuhan mengasihi kita bukan karena kita orang benar, sebab pada kita memang tidak ada Kebenaran, bahkan dibumi ini tak ada seorangpun yang benar. Tapi Tuhan mengasihi kita jika kita menyadari bahwa kita bukanlah orang benar, kita ini orang berdosa.

 

(Maleakhi 1:2 TB) "Aku mengasihi kamu," firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?" "Bukankah Esau itu kakak Yakub?" demikianlah firman TUHAN. "Namun Aku mengasihi Yakub,

 

Tuhan mengasihi Yakub tetapi Tuhan membenci Esau karena tidak ada pertobatan di dalam diri Esau, Tuhan berkenan kepada Yakub karena Yakub mau mengakui kesalahannya dan mau melakukan Pertobatan.

 

(Kejadian 32:7 TB) Lalu sangat takutlah Yakub dan merasa sesak hati; maka dibaginyalah orang-orangnya yang bersama-sama dengan dia, kambing dombanya, lembu sapi dan untanya menjadi dua pasukan.

 

Disaat Esau mengejarnya, yang Yakub lakukan adalah memberikan Esau dan membagikan kambing dombanya, dia mengakui salah dan merendahkan dirinya kepada Esau.

 

(Kejadian 35:10 TB) Firman Allah kepadanya: "Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu." Maka Allah menamai dia Israel.

 

Yakub = arti nama awal adalah penipu, tetapi ketika Yakub bertobat maka namanya Tuhan ganti menjadi Israel.

 

Jadikan dirimu menjadi domba dan jadikanlah Tuhan sebagai Gembala mu yang menuntun engkau, jadikan Tuhan sebagai Kebenaran dalam hidupmu itulah Jehovah Tsidkenu.

 

 

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati

CUKUP SATU KUNCI MEMBUKA SEMUA PINTU BERKAT

 

CUKUP SATU KUNCI MEMBUKA

SEMUA PINTU BERKAT



Oleh : Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M, Th

 


Didalam Kristus, Cukup satu kunci untuk membuka semua Pintu. Tahukah anda bahwa di bumi ini kita diberi kuasa oleh Tuhan sehingga kita hanya cukup menggunakan satu kunci untuk bisa membuka banyak pintu yang akhir-akhir ini belum bisa kita buka.

 

(Mazmur 23:1-6 TB) Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

Ada sebuah kunci ajaib yang berikan, kunci itu menempatkan adalah saat kita menempatkan diri kita sebagai domba dan menjadikan Tuhan sebagai gembala. Jadi menempatkan Tuhan sebagai Gembala kita, dan diri kita sebagai domba-domba-Nya. Ada kunci yang besar ketika kita menempatkan Tuhan sebagai Gembala dalam kehidupan kita.

Ada 4 hal ketika kita mengatakan Tuhan sebagai Gembala kita:

1)    Tuhan sebagai Gembala yang menyediakan, Dia Tuhan JEHOVAH JIREH yang menyediakan segala yang kita perlukan dan butuhkan.

 

Sebagai Gembala, Tuhan akan menuntun kita kerumput yang hijau dan air yang tenang. Ketika kita percaya bahwa ada penyediaan Tuhan, apapun kebutuhan kita percayalah bahwa Tuhan akan menyediakan apa yang kita perlukan itu tepat pada waktunya.

 

(Kejadian 22:14 TB) Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

 

Waktu kita berjalan dalam Ketaatan kepada Tuhan, Percayalah Tuhan yang menyediakan, karena seringkali kita menjadi ragu karena kita belum menempatkan Tuhan sebagai gembala, sebagai Jehovah Jireh dalam hidup kita. Ditengah-tengah mungkin engkau mengalami pergumulan, penyakit, usaha yang diambang kebangkrutan, Percayalah bahwa Tuhan yang akan menyediakan apa yang engkau perlukan. Tuhan akan menggerakkan malaikat-malaikat-Nya untuk setiap pergumulanmu, pekerjaanmu, dan pelayananmu.

 

(Kejadian 22:8 TB) Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

 

Aktifkan Iman di tengah-tengah pergumulan kita, katakan bahwa

Tuhan lah yang menyediakan apa yang kuperlukan, sebab segala sesuatu terjadi seturut iman kita, sebab segala sesuatu akan terbentuk atau tercipta seperti Iman kita. Saat engkau mau menerima Yesus dalam hidupmu maka firman Tuhan menjadi Jaminan dalam hidupmu. Sewaktu kita jadikan Tuhan sebagai Gembala maka engkau harus percaya bahwa Dia Jehovah Jireh, Dia Tuhan yang Menyediakan.

 

 

2)    Dia Tuhan yang memberi Damai Sejahtera bagi kita / JEHOVAH SHALOM.

 

Tuhan menjaminan kita untuk tinggal dalam damai sejahtera-Nya. Sewaktu kita mengalami ketakutan percayalah Dia sebagai gembala, maka Dia akan datang membimbingmu ke air yang tenang.

 

(Judges 6:24 KJV) Then Gideon built an altar there unto the LORD, and called it Jehovah-shalom: unto this day it is yet in Ophrah of the Abiezrites.

 

(Hakim-hakim 6:24 TB) Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer.

 

Sewaktu kita mengalami masalah yang besar, yang membuat kita takut, percayalah bahwa Dia Tuhan sebagai gembala akan membawa domba-Nya ke tempat yang tenang, Percayalah Dia Jehovah Shalom yang membawa kita ketempat yang tenang, memberikan Damai Sejahtera dalam kehidupan kita.

 

 

3)    Tuhan yang memberikan Kesembuhan / JEHOVAH RAPHA/ROPHE.

Tuhan adalah Penyembuh bagi kita. Ketika kita mengalami kesakitan atau penyakit, Dia Tuhan Penyembuh bagi kita.  Didalam kelemahan Dia akan memberikan kekuatan kepada kita. Jadi mari kenali Dia sebagai Gembala adalah Penyembuh bagi kita.

 

(Yehezkiel 34:16 TB) Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

 

(Mazmur 107:20 TB) disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

 

Firman-Nya menyembuhkan orang yang sedang sakit. Disaat kita lemah, makanlah firman supaya kita diberi kekuatan yang baru. Jadikan Tuhan sebagai gembala Jehovah Rapha, sebab Dia memberi kekuatan yang baru kepadamu. Ketika kita makan firman maka kita membawa Tuhan sebagai Gembala kita untuk memberi Kekuatan yang baru kepada kita.

 

(Mazmur 147:3 TB) Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

 

Jangan pernah menyimpan luka di hatimu, jangan pernah menyimpan kekecewaan karena itu akan menjadi luka buatmu, membuatmu kecewa sehingga engkau tidak bisa menyembah Tuhan, tetapi Dia Tuhan yang akan memberikan kekuatan yang baru dan menyembuhkan setiap lukamu.

 

(Exodus 15:26 KJV) And said, If thou wilt diligently hearken to the voice of the LORD thy God, and wilt do that which is right in his sight, and wilt give ear to his commandments, and keep all his statutes, I will put none of these diseases upon thee, which I have brought upon the Egyptians: for I am the LORD that healeth thee.

 

(Keluaran 15:26 TB) firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau."

 

Di ayat inilah pertama kali Jehovah Rapha disebutkan, Kata Healeyth menunjuk pada Rapha, Tuhan yg menyembuhkan.

 

 

4)    Tuhan adalah Jalan Kebenaranku / JEHOVAH TSIDKENU.

 

(Pengkhotbah 7:20 TB) Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!

 

(Yesaya 64:6 TB) Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

 

Begitu tingginya standar Tuhan dibanding dengan kesalehan manusia. Kesalehan manusia itu tidak ada artinya tanpa kebenaran Tuhan. Standar dari kesalehan Tuhan terlalu jauh. Apa yang Tuhan mau bagi kita?
Tuhan mau bahwa semua kita harus memuliakan Tuhan, sebab Tuhan adalah Kebenaranku sebab Tuhan Menuntun kita ke jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Berdirilah ke jalan yang Tuhan Berikan, izinkan Tuhan yang menuntunmu setiap hari, firman Nya yang Menuntunmu setiap hari, sebab Tuhan memberikan Jalan Kebenaran dan yang menentukan setiap langkah dalam  hidup kita.

 

Tuhan Yesus Memberkati.

KEBANGKITAN KRISTUS ADALAH KEMENANGAN KITA

 

KEBANGKITAN KRISTUS ADALAH

KEMENANGAN KITA



Oleh : Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

 




Kemenangan yang Tuhan Yesus berikan melalui kebangkitan-Nya bukan hanya di bumi ini saja tetapi itu sifatnya kekal.

 

(Lukas 24:1-12 TB) tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

 

Fenomena ini sampai hari ini masih terjadi, banyak orang yang mendengar kabar kebangkitan Kristus, tetapi sebagian orang tidak percaya karena mereka mengganggap ini sebuah fenomena yang baru yang tidak pernah terjadi padahal mereka sendiri mengetahui bagaimana Lazarus hidup, bagaimana Henokh diangkat, tetapi Kristus dibangkitkan mereka merasa hal yang baru.

Tuhan Yesus mati untuk menebus dosa tetapi mereka hanya mengerti dan percaya sampai ke titik itu, tetapi dalam Kekristenan lebih dari itu

 

(Roma 6:4 TB) Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. 

 

Alasan mengapa kita perlu di baptis adalah agar kita sama dengan Kristus kita mati dan dibangkitkan, kita hidup dalam kehidupan yang baru. Kebangkitan melambangkan kehidupan baru yang Tuhan Yesus telah diberikan untuk kita. Karya Kristus bukan hanya untuk menebus kita dari dosa tetapi lebih dari itu, karya Kristus adalah memberi kehidupan yang baru bagi kita, tanpa Kehidupan baru kita tidak akan mengalami kebangkitan Kristus. Hal yang baru, manusia baru yang turut serta dalam kehidupan kita karena kehidupan baru maka ada karya Kristus yang Baru, ada hal yang baru, ada identitas baru yang Tuhan berikan bagi kita. Kehidupan Kristus itu menjadi nyata bagi kita ketika kita mengalami hidup yang baru dari Tuhan.

 

(Efesus 2:6 TB) dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,

 

Tuhan membangkitkan kita bukan hanya sekedar bangkit, tetapi berkarya didalam hidup kita dibumi dan memberi tempat bersama-sama kita disurga. Jadi inilah makna kebangkitan Tuhan Yesus bagi kita, Dia Bangkit bagi kita supaya Dia memberi Kemenangan bagi kita, Dia memberi kunci untuk kita bersama-sama dengan-Nya di Surga.

 

(Roma 10:9 TB) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

 

Pentingnya untuk mengakui dengan mulut kita bahwa Tuhan Yesus bangkit untuk Menebus kita, Penting bagi kita untuk mengakui itu agar Tuhan membangkitkan kita dan menyelamatkan kita.

 

(2 Korintus 5:17 TB) Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

 

Casing atau wajah kita boleh tetap sama tetapi dalam pandangan Tuhan kita adalah new creation ciptaan Tuhan yang baru, new model ciptaan Tuhan yang tidak ada duanya, tidak ada Samanya.

 

New Creation/Ciptaan yang baru adalah :

 

1)    Kita tidak punya Masa Lalu.
Mari perkatakan bahwa kita adalah ciptaan yang baru tanpa masa lalu, karena yang lama sudah berlalu. Jadi tidak akan ada bisa mengungkit masa lalu kita karena kita adalah ciptaan yang baru dari Tuhan tanpa intimidasi dari iblis. Kalahkan setiap intimidasi dari iblis dengan firman karenafFirman berkata kalahkan masa lalu, menghapus dan bukan hanya menghapus tetapi tidak akan pernah ada masa lalu. Hapuslah semua masa lalu, hapuslah semua yang buruk. Pandanglah semua yang baru dalam hidup kita.

 

2)    Ciptaan yang baru adalah Ciptaan yang terus menerus dibaharui.
Dalam ciptaan yang dibaharui maka dia tidak akan pernah menjadi tua, tidak akan pernah ketinggalan zaman.

 

(Yakobus 1:18 TB) Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

 

Kita semua menjadi anak yang Sulung karena ada firman kebenaran dalam hidup kita.

 

(Galatia 2:20 TB) namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

 

Hidupilah firman itu dan biarkan firman itu masuk ke dalam hidupmu. Setiap kali ketika kita menghadapi tantangan/masalah yang besar maka itu berarti Tuhan mengetahaui bahwa engkau mampu menghadapi itu, karena engkau mempunyai iman yang besar sehingga Tuhan akan memberi kemenangan yang besar atas hidupmu.

Kehidupan Kristus itu yang membuat kita bisa melihat kemenangan demi kemenangan sebab kebangkitan Kristus adalah Kemenangan buat kita.

 

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati


BIAR KEHENDAK BAPA TERJADI

 

BIAR KEHENDAK BAPA TERJADI



Oleh : Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

 





(Matius 16:17-19 TB) Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

 

Setiap kita sama seperti Simon, yang dimana Simon ini adalah gambaran manusia secara daging, tetapi ketika hidupnya ia diubah oleh Tuhan maka namanya menjadi Petrus yang artinya Batu Karang.

Pertanyaanya apakah kita mau hidup sebagai manusia rohani atau sebagai manusia daging saja, apakah kita memeentingkan hal-hal yang rohani atau hal-hal yang jasmani dalam kehidupan kita? Apakah yang kita sedang aktifkan dalam kehidupan kita sehari-hari, sebagai manusia jasmani atau manusia rohani??? Setiap orang ketika hatinya percaya, saat pertama kali dia lahir baru, maka dia akan diberikan roh yang baru dari Tuhan.

 

Secara daging Tuhan Yesus pun mengalami ketakutan dan gentar, ia kelihatan begitu tersiksa dan stress, tetesan keringat darahnya membuktikan itu saat Dia bergumul sampai dimana akhirnya Tuhan Yesus berkata : “Biar Kehendak-mu lah yang jadi”.

 

(Lukas 22:39-46 TB) Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa.

Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."

 

Terkadang didalam pertumbuhan iman kita ada masa dimana kita mengalami juga seperti yang Tuhan Yesus alami, ambillah cawan ini dari pada-Ku, Yesus berdoa seperti itu, tetapi Yesus menutupnya dan berkata biar kehendak-Mu yang terjadi bukan kehendak-Ku, Yesus berkata 3 kali biar kehendak-Mu yang terjadi. Rahasia dari kekristenan kita adalah Salib saat Tuhan Yesus menanggung kehendak Bapa yaitu menanggung salib.

 

Apa yang harus kita lakukan biar kehendak Bapa terjadi atas hidup kita?

1)    Masuk dalam kehendak bapa.
Kita mesti merendahkan diri dan masuk dalam kehendak Tuhan. Kita memang diberi kehendak bebas, tetapi apakah kita bisa melakukan apa saja yang kita pikir baik dan benar tanpa harus berdoa, apakah seperti itu? Tidak, karena apa yang kita pikirkan dan yang Tuhan pikirkan itu seumpama tingginya bumi dan langit. Apabila kita ingin berdampak bagi kerajaan surga, memiliki kerinduan dipakai Tuhan, mari berkata Tuhan masukkan aku dalam kehendak-Mu Tuhan.

 

 

2)    Percaya dan berserah.
Saat kita percaya dan menyerahkan seluruhnya kepada kehendak Bapa, itu berarti seluruh otoritas yang kita miliki kepada kehendak bebas, maka saat itu juga seluruh kehendak bebas kita berada diruang lingkup Bapa, kita menyerahkan seluruhnya kepada kehendak Bapa. Ini berarti kita memilih untuk masuk dalam tuntunan Roh Kudus, masuk dalam Frame seperti kehendak Bapa.

Saat kita dimasukkan dalam kehendak Bapa, sebenarnya kita sudah dimasukkan ke alam supranatural Tuhan. Ketika kita meletakkan kehendak kita maka kita sudah mementingkan kehendak Tuhan didalam hidup kita. Kita menyadari bahwa kita ini adalah budak cinta Tuhan, kita rela mau melakukannya karena kita mengasihi Tuhan.

Saat kita sudah masukkan hidup kita ke dalam kehendak Bapa maka disana akan ada Blessing dari Tuhan untuk kita. Jadi lakukanlah semua kedalam kehendak bapa, mari merendahkan dirimu bahwa itu bukan kehendakmu tetapi kehendak Bapa.

Sewaktu kita melakukan kehendak Bapa seringkali kita tidak bisa berpikir, Karena kita menyerahkan semua kepada Tuhan, menyiapkan waktu kita untuk percaya dan berserah kepada Tuhan, itu tanda bahwa kehendak Bapa sedang mengendalikan seluruh hidup kita untuk masuk ke dalam relnya.

Mari memakai Kekuatan Doa dan berjalan dalam kehendak Tuhan karena didalam roh kita ada sukacita, jaminan, percaya kepada Tuhan. Jangan pernah berkata kita tidak pernah salah, karena kita pernah melakukan kesalahan seperti Simon, tetapi Tuhan adalah Tuhan yang sabar, yang menunggu kita berserah dan izinkanlah Tuhan yang ambil alih dan memotong hal yang tidak baik itu sebab Tuhan tidak pernah membuang kita.

 

3)    Salib / Pengorbanan.

(Yesaya 53:3-7 TB) Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

 

Berbicara tentang Kasih, itu bentuknya pengorbanan, kasih dunia adalah bentuk kasih yang palsu, tetapi Kasih dari Kristus diberikan dalam bentuk pengorbanan. Kita menjadi berbeda karena Kasih Tuhan didalam hidup kita, karena Salib-Nya.

 

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...