Senin, 27 Februari 2017

SAATNYA UNTUK MENYEBERANG

TravellerS Hotel Phinisi, Holy Glory Church (HGC)

(26/02/2017, Ibadah Raya Sore)

Ps. Joseph Hendrik Gomulya.

"Dan kepada para imam itu Yosua berkata, demikian: “Angkatlah tabut perjanjian dan menyeberanglah di depan bangsa itu.” Maka mereka mengangkat tabut perjanjian dan berjalan di depan bangsa itu.  Dan Tuhan berfirman kepada Yosua: “Pada hari inilah Aku mulai membesarkan namamu di mata seluruh orang Israel, supaya mereka tahu, bahwa seperti dahulu Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau." (Yosua 3:6-7 TB)  

Momen untuk bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan adalah ketika ada “COVENANT ARK” Tabut perjanjian Tuhan, ada Kemuliaan, Kehadiran dan Kuasa Tuhan di tengah-tengah bangsa Israel. Ketika mungkin hari-hari ini anda sedang ingin membuat keputusan untuk melangkah, mungkin memulai suatu pelayanan atau dalam pekerjaan dan bisnis anda, ketika Tuhan berFirman itu adalah saat yang tepat untuk mulai menyeberang, bergerak dan melangkah untuk melihat kemuliaan Tuhan.

Hari-hari ini Tuhan sedang bekerja luar biasa di tengah-tengah kita dan di bangsa ini. Ini adalah waktu untuk setiap kita untuk mendoakan dan menduduki pulau demi pulau, kota demi kota bahkan sampai ke bangsa-bangsa. Ini adalah waktunya untuk setiap yang kita perkatakan, deklarasikan dan ucapkan sungguh-sungguh menjadi kenyataan dalam percepatan dari Tuhan. Sehingga untuk itu kita harus memperbesar kapasitas kita dengan melatih diri yang tujuannya untuk supaya ketika kita di berikan anugerah kita sudah memenuhi kualifikasi.

Ketika ada Perjanjian Tabut Tuhan, ada kehadiran Tuhan di tengah-tengah kita dimana ada perintah dan Firman-Nya yang berkata untuk kita menyeberang dan menuai jiwa-jiwa. Setiap jiwa-jiwa dan gereja Tuhan di lawat dan di bangkitkan Tuhan.

Sebenarnya bangsa Israel saat itu sedang bersedih karena di tinggalkan Musa, bangsa Israel kehilangan seorang nabi, seorang pemimpin yang kharismatik yang membawa mereka keluar dari perbudakan di Mesir dan menggembara di padang gurun selama 40 tahun, seorang pemimpin yang membawa pembaharuan pada bangsa Israel dimana mereka menyaksikan penyertaan dan mujizat Tuhan dalam pimpinan Musa. Ketika Musa meninggal, timbul keraguan dalam diri mereka apakah mereka bisa menyeberangi Sungai Yordan. Tetapi di saat itulah Tuhan memberikan perjanjian-Nya “COVENANT ARK” untuk menyeberangi sungai Yordan itu.

Mari belajar untuk mulai memperbesar kapasitas dengan melatih diri untuk kita bisa mengerjakan segala sesuatu ketika berhadapan dengan orang-orang dunia. Kita harus menghasilkan kualitas pekerjaan atau usaha yang jauh lebih bagus dari yang pernah ada atau yang pernah di buat sebelumnya dan kita anak-anak Tuhan menjadi jawaban dalam menghadapi dan melewati setiap tantangan dan ketika kita menjadi jawaban bagi dunia, disitu akan ada Kemuliaan Tuhan. Mari mengupgrade diri kita, terus belajar, terus melatih tubuh, roh dan jiwa kita untuk pekerjaann kita mempunyai standar nilai yang tinggi sehingga Tuhan melihat dan menemukan kita memenuhi kualifikasi.

Ketika Tuhan berkata adalah saatnya untuk kita meyeberang itu bukan berarti bahwa itu adalah waktu untuk bermain-main dan santai. Di titik dimana bangsa Israel kehilangan pemimpin ada Perjanjian Tabut Tuhan yang Tuhan berikan dimana Tuhan memilih Yosua untuk memimpin mereka menyeberangi sungai Yordan. Di titik paling rendah dalam hidup anda ketika anda sedang bingung, takut dan ragu-ragu untuk apa yang anda harus buat, anda mempunyai Firman Tuhan, ada Perjanjian Tabut Tuhan yang akan menyertai. Tabut Tuhan ini adalah gambaran dari Yesus sendiri yang bersama-sama dengan kita.

Mari mengembangkan setiap talenta yang Tuhan berikan dan melatih diri kita untuk di pimpin oleh Roh Kudus setiap hari dengan focus pada kelebihan-kelebihan yang Tuhan berikan atas hidup kita dengan mempertajam dan memperkuatnya. Apabila anda belum menemukan kelebihan-kelebihan yang Tuhan berikan dalam diri anda, berdoa dan bertanyalah kepada Tuhan dengan tuntunan Roh Kudus yang akan memberi tahukan dan menyingkapkannya kepada anda dan focus pada hal itu dan terus berlatih. Untuk pasangan suami-istri, saat ini bukan jamannya lagi buat para ibu untuk berkata cukup hanya suami yang bekerja, ibu-ibu sebagai istri harus lebih kuat dan multi talent dengan membantu, menolong suami dengan bekerja mendidik anak dan melatih diri dengan talenta apa yang anda punyai.

Bagaimana cara kita melatih dan mempersiapkan diri kita?

Apabila anda adalah orang-orang yang akan memasuki sebuah gelanggang pertandingan contohnya seorang atlet yang akan mengikuti sebuah event olahraga baik itu skala nasional, regional dan dunia pasti akan mempersiapkan dirinya dengan berlatih keras setiap hari untuk menjadi pemenang. Seperti itulah yang Tuhan inginkan untuk setiap kita juga berlatih setiap hari untuk suatu hari Tuhan berkata kepada setiap kita harus menjadi pemenang dengan terus berdoa dan fokus pada tujuan dan apa yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Mari berlari dan berlomba bersama-sama dengan melatih diri kita untuk kualitas pekerjaan, bisnis dan pelayanan berjalan beriringan untuk menuai banyak jiwa-jiwa. Kita bisa mementor orang demi orang dan membangun orang yang berada di sekitar kita dan memenangkan kota untuk Kemuliaan Tuhan. Arti menyeberang adalah kita mempersiapkan diri kita dengan berlatih keras karena kita mengetahui ada kemuliaan Tuhan di depan kita.

Seorang yang selalu melatih dirinya kan selalu bergerak di luar kemampuan kemanusiannya. Seorang pelari akan melatih dirinya dengan menempatkan beban di belakangnya dan berlatih mengatur pola makannya sedemikian rupa untuk semua kemampuan terbaiknya bisa keluar. Ketika Tuhan sedang mempersiapkan Gereja-Nya, mempersiapkan setiap kita untuk menyeberang dimana Tuhan akan melimpahkan kekayaan bangsa untuk di berikan kepada kita, ketika dalam pekerjaan di kantor kita adalah orang-orang terbaik karena kita melatih diri kita untuk mempersiapkan diri suatu hari nanti kita akan menjadi pengusaha yang lebih besar dari tempat dimana kita bekerja sekarang. Sewaktu kita melatih diri kita dengan bekerja keras, dengan kekuatan ekstra dan dengan tuntunan Tuhan dalam ketepatan dengan bantuan Roh Kudus itu seperti kita sedang menyeberang.

"Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!" (1 Korintus 9:24 TB)  

Dalam sebuah pertandingan seluruh peserta akan turut berlari tetapi hanya satu orang saja yang akan memenangkan pertandingan sehingga kita harus BERLARI BEGITU RUPA.  Untuk Tuhan mempercayakan kepada kita pulau demi pulau, kota demi kota dan tuaian jiwa-jiwa didalamnya maka kita harus melatih diri kita lebih keras dan lebih lagi dengan Tuhan. Ini adalah waktu dimana Tuhan sedang mempersiapkan Gereja-Nya untuk di berikan. Kerinduan Tuhan yang terbesar bagi Gereja-Nya tetapi harus dengan sikap yang mengerti bahwa kita sedang mengikuti pertandingan.

Sebagai anak-anak Tuhan kita harus menjadi teladan dalam setiap pekerjaan kita, apabila anda seorang pengusaha atau pebisnis anda harus mempunyai bisnis yang terbaik. Ketika orang lain mengalami krisis, bisnis dan usaha anda justru semakin di berkati karena anda telah melatih diri anda sedemikian rupa dan menjadi pemenang. Dari cara berlatih, berlomba, menyeberangi, menangkap dan cara anda di pimpin oleh Roh Kudus dengan memaksa diri anda di luar “Beyond Human” kemampuan manusia anda itu yang membuat Tuhan berkata anda akan memperolehnya karena anda terus bergantung dan bersandar kepada Tuhan.

Respon kita untuk mengubah paradigma, prilaku dan cara kita maka kita akan memperolehnya. Semua orang berlari dan menginginkan menjadi juara tetapi hanya ada satu orang yang akan menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah. Satu orang itu adalah setiap kita ketika kita berlari dan berlatih sedemikian rupa untuk memperoleh hadiah tersebut. Dari cara kita berlari dan melatih diri Tuhan mengetahui bahwa kita akan memperoleh hadiah tersebut, di saat kita sedang berlatih tanpa seorang pun yang melihat, tidak ada pemimpin dan pelatih yang melihat apakah kita tetap hidup dengan Firman Tuhan atau tidak, apakah kita tetap bersungguh-sungguh dengan Tuhan atau tidak dan di tengah-tengah ada godaan atau di tengah-tengah orang lain berkata untuk kita berhenti dan menyerah saja tetapi kita tetap memilih untuk taat dengan Tuhan karena kita mempunyai perjanjian dengan Tuhan, maka kita memperoleh hadiah tersebut.

Mari berlatih secara extreme seperti seorang atlet angkat besi yang berlatih untuk menjadi juara, dia setiap hari akan melatih ototnya untuk berdamai dengan beban yang berat, berdamai dengan keletihan dan kelelahannya. Di saat dirinya lelah dan letih di saat itu dia harus mengangkat beban yang berat untuk ototnya berdamai dengan berat beban yang harus diangkatnya. Orang yang akan memperoleh hadiah akan memaksakan dirinya hari demi hari berlatih untuk mengangkat beban yang berat itu.

“Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka atas nama-Ku." (Yehezkiel 3:17 TB) 

Menyeberang juga berarti berdoa syafaat dan terus berjaga-jaga karena waktu pertandingan dan masa akhir jaman sudah sangat dekat. Ini waktunya kita di dewasakan dan bukan lagi berbicara tentang diri kita tetapi inilah waktunya kita berjalan dalam kuasa Tuhan, pengenalan akan Tuhan untuk berlatih sampai kita dewasa.

"Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi." (Amos 3:7 TB)

Di akhir jaman Tuhan meningkatkan pewahyuan-Nya kepada orang-orang, kepada Hamba-hamba-Nya. Tuhan menyingkapkan pewahyuan itu untuk mempersiapkan Gereja dan Anak-anak-Nya sebelum segala sesuatu  terjadi. Roh kudus berbicara kepada setiap pribadi akan Rahasia-Nya dan ini adalah janji Tuhan. “Sungguh, Tuhan Allah tidak akan berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada Hamba-hamba-Nya, para nabi” jadi bahkan sebelum Tuhan memutuskan segala sesuatu, Dia akan berbicara terlebih dahulu kepada Hamba-hamba-Nya, para nabi. Mari menangkap hal ini dengan mempersiapkan diri kita untuk supaya Tuhan mendapatkan kita Anak-anak-Nya mempersiapkan segala sesuatu, segala talenta dan kemampuan yang Tuhan berikan dengan berlatih dan terus belajar dan mempunyai visi yang besar.

Gereja adalah tempat bagi kita Anak-anak Tuhan untuk melatih semua talenta dan kapasitas kita, tempat kita melatih semua yang terbaik harus keluar dari hidup kita untuk Tuhan memberikan hadiah tersebut. Ketika orang mengalami krisis sebenarnya sedang terjadi perpindahan uang ke suatu tempat, anda memilih yang mana tergantung respon anda dan cara anda beriman dan melatih diri anda dengan bekerja sampai kapasitas kita menjadi semakin besar dari cara kita bekerja untuk Tuhan mempercayakan kita hal yang besar. Sebagai Hamba-hamba Tuhan, Tuhan akan menemukan orang-orang yang di percayakan untuk lawatan Tuhan Karena hidup yang terus belajar, berlatih, berdoa, puasa dan taat melakukan perkataan Tuhan. Mari gunakan otot-otot rohani kita untuk memenangkan pertandingan dimana Tuhan mendapatkan kita mempunyai kualitas dan kualifijkasi yang Tuhan inginkan.

Amin…

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...