Jumat, 27 November 2020

 


BERKAT TERBESAR DALAM KESESAKAN

ADALAH DEKAT DENGAN TUHAN

 

Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

Renungan Perkunjungan Mezbah Pemulihan


(Mazmur 18:1-20 TB)

Dari hamba TUHAN, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN, pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul. Ia berkata: "Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku! Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! Terpujilah TUHAN, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku. Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku. Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya. Lalu goyang dan goncanglah bumi, dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang, oleh karena menyala-nyala murka-Nya. Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya, bara menyala keluar dari pada-Nya. Ia menekukkan langit, lalu turun, kekelaman ada di bawah kaki-Nya. Ia mengendarai kerub, lalu terbang dan melayang di atas sayap angin. Ia membuat kegelapan di sekeliling-Nya menjadi persembunyian-Nya, ya, menjadi pondok-Nya: air hujan yang gelap, awan yang tebal. Karena sinar di hadapan-Nya hilanglah awan-awan-Nya bersama hujan es dan bara api. Maka TUHAN mengguntur di langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya. Dilepaskan-Nya panah-panah-Nya, sehingga diserakkan-Nya mereka, kilat bertubi-tubi, sehingga dikacaukan-Nya mereka. Lalu kelihatanlah dasar-dasar lautan, dan tersingkaplah alas-alas dunia karena hardik-Mu, ya TUHAN, karena hembusan nafas dari hidung-Mu. Ia menjangkau dari tempat tinggi, mengambil aku, menarik aku dari banjir. Ia melepaskan aku dari musuhku yang gagah dan dari orang-orang yang membenci aku, karena mereka terlalu kuat bagiku. Mereka menghadang aku pada hari sialku, tetapi TUHAN menjadi sandaran bagiku;Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang, Ia menyelamatkan aku, karena Ia berkenan kepadaku.

 


Apa yang dihadapi oleh Daud baik itu didepan maupun dibelakang penuh dengan jebakan dan kejahatan. Hal yang sama pun kita alami saat berada dalam masalah & kesesakan.

 

(Berkat yang terbesar kita dalam kesesakan yaitu kedekatan kita dengan Tuhan)

Ketika kita berdoa dan teriak minta tolong kepada Tuhan, percayalah bahwa Tuhan sanggup menyelesaikan. Ketika Tuhan sayang kepada kita maka Tuhan bisa murka atas orang itu ketika orang itu melakukan kejahatan terhadap kita.

 

Waktu hati kita berbalik kepada Tuhan maka lawan kita pun akan mendapat murka dari Tuhan sebab Tuhanlah yang akan membela kita, Tidak ada satupun yang bisa menahan murka Tuhan.

Saat menghadapi seseorang yang berkarakter seperti Saul dalam hidup kita yang selalu berbuat jahat, Percayalah satu hal bahwa Tuhan akan membela kita.

 

(Bagian kita jangan balas kejahatan dengan kejahatan, tetapi BerDoa saja)

Ketika kita berada dalam kesesakan, Tuhanlah yang mengambil kita, Dialah yang menolong kita, selalu ada tangan-Nya yang selalu membantu kita.

 

Didalam perjalanan hidup kita selalu diperhadapkan pada ujian, masalah, musuh dll walupun kita dekat kepada Tuhan. Kita harus selalu siap dan waspada bahwa akan ada musuh di hadapan kita,  tetapi percayalah bahwa Tuhan menjadi sandaran kita, apapun skenario musuh, Tuhan selalu memberikan sandaran yang terbaik bagi kita sebab Tuhan sudah mengetahui terlebih dahulu, percaya bahwa Tuhanlah yang menyelamatkan kita dan berkenan kepada kita.

 

KEBAHAGIAAN ORANG SALEH

 

KEBAHAGIAAN ORANG SALEH


Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

Renungan Kotbah Mezbah Pemulihan




 

(Mazmur 16:1- 11 TB)

Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!" Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku. Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku. Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku. Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram; sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

 

Kita semua adalah orang-orang yang berbahagia karena ada kristus didalam kehidupan setiap kita yang kebahagiaan itu tidak bisa diukur dengan uang karena kenyataannya banyak orang kaya yang memiliki simpanan uang yang banyak tetapi justru tidak merasakan kebahagiaan.

Ada banyak dan akan selalu ada tantangan dalam menjalani kehidupan ini, tetapi saat kita berjalan bersama kristus kita akan merasakan kebahagiaan ditengah masalah dan tantangan yang sedang dihadapi karena kita mengetahui bahwa ada perlindungan dari Tuhan yang menjamin hidup kita. Oleh sebab itu jika ingin hidup yang berbahagia. Hiduplah dalam kesalehan.

Prinsip kita sebagai orang kristen harta dan benda di dunia hanya sementara, tidak ada yang lebih baik jika dibandingkan dengan Tuhan. Tuhan tidak dapat dibandingkan oleh apapun baik oleh pasangan, harta dan apapun juga. Kita adalah milik kesukaan Tuhan karena hidup kristen yang saleh tidak menyembah ilah yang lain.

 

TUHAN SENDIRI YANG MEMILIH KITA

 

Kita semua adalah milik pusaka Tuhan karena kita adalah anak-anak pilihanNya. Jadi roh kita harus senantiasa meminta tuntunan & nasehat dari Roh Tuhan ( Roh Kudus) dan teruslah memamndang Tuhan sehingga kita tidak dapat digoyahkan dan hati kita selalu penuh dengan sukacita.

 

Oleh pengorbananan Yesus, kita tidak akan diserahkan ke dunia orang mati. Tuhanlah yang memilih dan menetapkan kehidupan kita. Jalan kebenaran melalui Yesus, yang didalamnya ada sukacita yang melimpah-limpah, dan hikmat Tuhan.

 

 

 

 

 

ENGKAU MENGUJI HATIKU

 

(Mazmur 17:1-15 TB)

Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; berilah telinga akan doaku, dari bibir yang tidak menipu. Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: mata-Mu kiranya melihat apa yang benar. Bila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur. Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan; langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku tidak goyang. Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku. Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak. Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku. Mereka tidak menunjukkan belas kasihan, mereka membual; mereka mengikuti langkah-langkahku, mereka sekarang mengerumuni aku, mata mereka diarahkan untuk menghempaskan aku ke bumi. Rupa mereka seperti singa, yang bernafsu untuk menerkam, seperti singa muda, yang mengendap di tempat yang tersembunyi. Bangunlah, TUHAN, hadapilah mereka, rebahkanlah mereka, luputkanlah aku dengan pedang-Mu dari pada orang fasik. Luputkanlah aku, ya TUHAN, dengan tangan-Mu, dari orang-orang dunia ini yang bagiannya adalah dalam hidup ini; biarlah perut mereka dikenyangkan dengan apa yang Engkau simpan, sehingga anak-anak mereka menjadi puas, dan sisanya mereka tinggalkan untuk bayi-bayi mereka. Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

 

Setiap hari apapun yang kita lakukan dan kerjakan baiklah untuk kita selalu menguji hati, agar supaya Tuhan melihat kita sungguh-sungguh melayani Tuhan.

 

1. Ketika menguji hati kita apa yang akan ditemui? (Tidak ada suatu kejahatan)

Jangan merusak hati kita, dengan apa yang bisa membuat kita kecewa : keluarga, orang-orang terdekat kita dll. Untuk itu lepaskan semua jangan kecewa karena didalam Tuhan jangan ada rasa kecewa.

 

2. Perlu untuk menjaga diri.

 

3. Orang yang diuji hatinya Tuhan akan berdoa dan berseru kepada Tuhan, dia tidak takut apapun, karena mengetahui bahwa Tuhanlah yang akan menjawab doa dan pergumulannya.

 

4. Tuhan menyelamatkan kita dengan memberikan kasih setia-Nya. Ketika kita menyerah, merasa tidak mampu, ada kasih setia Tuhan turun atas kita. Jadi janganlah menyerah, kuatkan hati kita.

 

Sebagai suami istri dalam rumah tangga :

1. Saling memahami satu sama lainnya

2. Saling menahan ego / ada toleransi / lebih lembut

 

5. Pelihara hati kita (yang dari dalamnya terpancar aliran-aliran berkat).

 

6. Orang yang memelihara hati banyak menghadapi tantangan tetapi disitulah terlihat kemuliaan Tuhan.

 

7. Tuhan yang akan bangun dan ganti berperang kepada kita yang mengandalkan Tuhan.

 

8. Orang yang menguji hatinya, akan selalu mencari wajah Tuhan, berdoa, berserah, tidak kecewa dan menjaga hati dan waspadai hati kita agar berkat Tuhan terus mengalir buat kita.


Selasa, 24 November 2020



KELUARGA YANG MENCARI TUHAN


Ps Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

Renungan Kotbah Mezbah Pemulihan

 

(Mazmur 14:2-7 TB)
TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah.
Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak. Tidak sadarkah semua orang yang melakukan kejahatan, yang memakan habis umat-Ku seperti memakan roti, dan yang tidak berseru kepada TUHAN? Di sanalah mereka ditimpa kekejutan yang besar, sebab Allah menyertai angkatan yang benar. Kamu dapat mengolok-olok maksud orang yang tertindas, tetapi TUHAN adalah tempat perlindungannya.
Ya, datanglah kiranya dari Sion keselamatan bagi Israel! Apabila TUHAN memulihkan keadaan umat-Nya, maka Yakub akan bersorak-sorak, Israel akan bersukacita.

 



1. Orang yang mencari Tuhan itu melakukan semua hal yang baik, hidupnya tidak pernah menyeleweng, tidak melakukan hal yang bejat, yang jahat, nakal, menghindari semua yang tidak baik karena orang yg mencari Tuhan menghindari dan tidak suka melakukan kejahatan.

3. Ada perbedaan antara orang yang bejat dan orangg yang mencari Tuhan. Orang yang bejat hidupnya selalu ditimpa kejahatan sedangkan orang yang mencari Tuhan, selalu ada hal yang baik dalam hidupnya.

4. Orang yang mencari Tuhan maka Tuhan adalah tempat perlindungan-Nya.

5. Orang yang mencari Tuhan, maka Tuhan akan memulihkan keadaan keluarganya.

 

Siapa Yang Boleh Datang Kepada Tuhan ?

 

(Mazmur 15:1-5 TB)

TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

 

Lebih Dekat Pada Tuhan

 

1. Orang yang dekat pada Tuhan harus sabar, ketika kita di hina, dicela dll. Jangan takut Tuhanlah yang membela kita.

 

2. Tuhan tidak mau kita bekerja dengan makan Riba atau mengambil keuntungan dari orang secara tidak benar.

 

3. Orang yang selalu mengandalkan Tuhan maka hidupnya tiddk akan goyah, sebab janji Tuhan jugag tidak goyah kepada kita. Kenapa tidak goyah?? Karena kita selalu datang kepada Tuhan.

 

4. Selalu datang pada Tuhan, dekat pada Tuhan sebab ada pengharapan dan perlindungan dari Tuhan.

 

 

Sabtu, 21 November 2020

BERKAT ORANG YANG TULUS

 

BERKAT ORANG YANG TULUS

 

Ps Joseph Hendrik Gomulya

(Renungan Perkunjungan Mezbah Pemulihan)

 




(Mazmur 11:1-7 TB)

Pada TUHAN aku berlindung, bagaimana kamu berani berkata kepadaku: "Terbanglah ke gunung seperti burung!" Sebab, lihat orang fasik melentur busurnya, mereka memasang anak panahnya pada tali busur, untuk memanah orang yang tulus hati di tempat gelap. Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu? TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka. Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

 

Ada perbedaan perilaku yang berbeda antara orang yang tulus dan orang yang fasik. Orang fasik tidak suka terhadap orang yang tulus, dia tidak akan pernah nyaman hidup ditengah-tengah orang yang tulus.

Berhati-hatilah terhadap panah yang dilontarkan oleh orang fasik, sebab ketika kita lakukan sesuatu dengan tulus jangan berpikir bahwa iblis tidak melihat, iblis akan memakai orang-orang fasik itu untuk memanahkan panahnya kepada orang-orang yang tulus hati di tempat yang gelap untuk menghancurkan pondasi-pondasi dengan tuduhan panah-panah si jahat. Diakhir zaman Iblis mau bekerja lebih extra lagi, jadi kita mesti selalu waspada.

Bagaimana cara mengahadapi atau melawan panah-panah si jahat?

 

1. Memandang wajah Tuhan.

          Selalu fokuskan hati dan mata kita kepada Tuhan dan jangan kepada yang       lain, sebab Tuhan masih ada dibaitNya. Tuhan yg kita layani. Mari terus       upgrade setiap pelayanan kita, karena mata Tuhan selalu mengamati anak-    anak-Nya yang melayani Dia.

2. Uji hati kita (di semua lingkup pelayanan kita)

          Perbedaan ujian antara orang fasik dan orang yang tulus adalah orang yang     fasik ketika di uji akan berakhir dengan kekerasan tetapi orang yang benar     ketika di uji akan berakhir menjadi mutiara yang bersinar.

          Ketika melayani Tuhan harus dilakukan dengan ketulusan, dengan kerja           yang sungguh-sungguh untuk Tuhan karena kita mengetahui bahwa semua     yang kita miliki itu dari Tuhan.

3. Ada pembelaan Tuhan kepada orang yang tulus.

4. Tuhan itu adil bagi orang tulus.

          Kerjakan bagianmu secara tulus sebab Tuhan akan memakaimu secara tiba-tiba dengan rencana yang luar biasa.

 

(Mazmur 13:2-6 TB)

Berapa lama lagi, TUHAN, Kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku? Berapa lama lagi aku harus menaruh kekuatiran dalam diriku, dan bersedih hati sepanjang hari? Berapa lama lagi musuhku meninggikan diri atasku? Pandanglah kiranya, jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati, supaya musuhku jangan berkata: "Aku telah mengalahkan dia," dan lawan-lawanku bersorak-sorak, apabila aku goyah. Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

 

Kepercayaan / Percaya Pada Tuhan

 

1. Waktu kita percaya kepada Tuhan, hal yang harus kita percaya adalah waktu Tuhan. Jangan bertanya kenapa begitu lama tetapi tetaplah percaya pada waktu Tuhan.

2. Orang yang percaya kepada Tuhan, dia percaya Tuhan akan menjawab setiap doanya.

3. Dia percaya ada Tuhan di hidupnya. Tidak perlu membalas kejahatan yang dialami tetapi tetap berdoa dan Percaya kepada Tuhan.

4. Dia Percaya bahwa Tuhan penuh dengan kasih setia.

 

Mazmur 12 : 2-8

Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis, telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia.

(12-3) Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain, mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang.

(12-4) Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis dan setiap lidah yang bercakap besar,

(12-5) dari mereka yang berkata: "Dengan lidah kami, kami menang! Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?"

(12-6) Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya.

(12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

(12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

(12-9) Orang-orang fasik berjalan ke mana-mana, sementara kebusukan muncul di antara anak-anak manusia.

 

Janji Tuhan

 

Bagaimana posisi hati kita ketika kita memegang janji Tuhan?

 

1. Walaupun kita sedang di uji oleh Tuhan, janganlah takut, sebab yang kita pegang adalah janji Tuhan. Saat kita sedang di uji dan kemudian mengahadapinya itu sama dengan kita teruji oleh Tuhan.

2. Orang yang setia memegang janji Tuhan ternyata adalah orang yang Ter-UJI.

3. Disaat kita memegang Janji Tuhan, seringkali orang-orang yang ditempatkan di sekitar kita justru bukan orang-orang yang saleh atau benar. Orang saleh akan ditempatkan ditengah-tengah orang yang tidak kenal Tuhan, mereka yang berdusta / korupsi, orang-orang yang melakukan kejahatan dll. Tetapi mintalah hikmat Tuhan dan terus pegang janji Tuhan untuk menjalankan dan melakukan segala hal untuk Tuhan.

4. Ditengah lingkungan kehidupan orang-orang yang memegang janji Tuhan itu akan ada orang-orang yg sombong, tinggi hati dan congkak. Jangan terprovokasi dengan mereka, tetapi tetaplah memegang janji Tuhan.

5. Ketika memegang janji Tuhan, kita akan melihat ada penindasan kepada orang-orang miskin. Saat melihat itu, kita harus care, empati, menemani, bersaksi, memberi dan menolong mereka.

Rabu, 18 November 2020

DOA DALAM PERGUMULAN

 


Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

Devotion Perkunjungan Ke rumah-rumah jemaat.

 

DOA DALAM PERGUMULAN 


(Mazmur 6:2-10 TB)

Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarah-Mu. Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar, dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN, berapa lama lagi? Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku, selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu. Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu; siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati? Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku. Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku. Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku; TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku. Semua musuhku mendapat malu dan sangat terkejut; mereka mundur dan mendapat malu dalam sekejap mata.

 

Setiap orang punya Pergumulan.

 

1)    Setiap orang mempunyai pergumulan dan saat berada dalam pergumulan terkadang kita merasa sendiri, merasa tidak ada siapa-siapa yang menemani, tetapi percayalah Didalam Tuhan kita tidak pernah sendiri sebab Tuhan selalu mengasihi kita baik dalam keadaan baik ataupun dalam keadaan tidak baik. Selalu ada kasih setia Tuhan, kasih setia Tuhan selalu berlaku bagi kita, karena kita adalah milik-Nya. dan perkatakan selalu dengan Iman bahwa Kasih setia Tuhan selalu berlaku bagi kita.

 

2)    Ketika kita berada didalam pergumulan kita tetap harus selalu mengucap syukur. (Bersyukur saat berada dalam masalah).

 

3)    Saat kita berada didalam pergumulan, Jangan pernah berhenti berharap kepada Tuhan, walaupun sampai air mata kita mungkin hampir habis tetapi teruslah berharap kepada Tuhan.

 

4)    Sekalipun sepertinya kita sudah tidak mampu untuk melihat pergumulan yang tetap masih ada, Tetaplah berpengharapan kepada Tuhan dan jangan pernah berhenti karena Tuhan selalu mendengar setiap doa, pengharapan dan seruan kita. Dan Dia mengetahui kapan waktu-Nya Dia menjawab pergumulan kita.

 

5)    Tuhan akan berperkara dengan masalah kita / musuh kita, Tuhan yang akan mengganti berperang atas hidup kita sebab Tuhan telah mendengar permohonan dan doa kita.

 

 

ALLAH HAKIM YANG ADIL

 

 

(Mazmur 7:2-17 TB)

Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku, supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan. Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku, jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku, atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya, maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku, dan menginjak-injak hidupku ke tanah, dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu. Sela Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu, berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman! Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau, dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi. TUHAN mengadili bangsa-bangsa. Hakimilah aku, TUHAN, apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas. Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil. Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati; Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik. Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala. Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan, ia mengandung kelaliman dan melahirkan dusta. Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya. Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya, dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya. Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

 

Apa yg harus kita lakukan saat sekarang ketika sedang bergumul ?

 

Sepanjang kita hidup di dunia pasti selalu saja ada masalah yang kita hadapi. Walaupun kita melayani Tuhan, walaupun kita sudah hidup di dalam Tuhan selalu saja ada masalah yang datang menerpa kita. Sehingga Seringkali kita berpikir buat apa bersungguh-sungguh di dalam Tuhan kalau masalah tetap ada?

Apa perbedaannya?

Dengan bersungguh-sungguh dihadapan Tuhan, masalah dan pergumulan mungkin selalu ada tetapi karena kita punya Tuhan, kita punya pengharapan terhadap Tuhan, Tuhan akan mendengar seruan dan doa kita.

 

Bagaimana kita harus bersikap dalam menghadapi masalah

 

1. Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. sebab seringkali ada orang yang sengaja berbuat jahat kepada kita. Hadapi dan balas kejahatan dengan senyum.

2. Siapa yang pernah di injak-injak atau di rendahkan orang, semua kita pasti pernah merasakan hal itu, terlebih bahkan kepada orang yang paling dekat kepada kita. Jangan marah, jangan gusar dan jangan membalas tetapi biarlah Tuhan yang berperkara dan membela bagian kita hanya berdoa. Tuhan mengajar kita untuk berdoa, Tuhan mau kita membalas dengan doa.

3. Ketika menghadapi masalah dan ketidak adilandalam hidup, ketika kita percaya kepada Tuhan, maka Tuhan pegang kendali dalam hidup kita.

 

4. Ketika kita menerima ketidakadilan, Tuhan mau kita periksa di hati kita apakah kita salah atau benar, maka ketika kita salah kita harus meminta maaf tetapi bila kita merasa kita benar maka kita harus rela dan tulus hati, ikhlas sebab ada keadilan Tuhan yang akan membela kita. Percayalah Keadilan Tuhan.

 

5. Tuhan menguji hati apakah kita salah atau benar di hadapan Tuhan apakah kita melakukan hal benar atau salah. Tuhan mau mengetahui apa dan bagaimana respon kita ketika kita menghadapi keadaan yang tidak enak, yang tidak sesuai dengan presepsi kita.

Semua hal kejahatan,penderitaan, tekanan, di zolimi, di bully, di rendahkan dll itu adalah ujian yang Tuhan berikan kepada kita untuk menguji hati kita seberapa besar kita menanggapi hal tersebut.

 

6. Ketika kita percaya bahwa Tuhan itu adalah Hakim yang Adil, kita mesti percaya bahwa Tuhanlah adalah Perisai kita, kita tidak perlu membela diri kita, tetapi biarkan Tuhan yang bekerja untuk hidup kita, sebab Tuhan yg menjadi Pembela kita.

 

7. Keadilan Tuhan juga ada dalam Pembelaan-Nya. Tuhan yg berperang atas setiap masalah dalam hidup kita.

 

8. Orang yang melakukan kejahatan kepada kita, ketika kita percaya Tuhan itu adil dan bahwa Dia sebagai Perisai dalam hidup kita maka apa yang orang lakukan terhadap kita akan kembali kepada dirinya.

 

9. Ketika mengalami ketidakadilan tetaplah bersyukur, berterima kasihlah kepada Tuhan,

 

 

TUHAN TIDAK MENYEMBUNYIKAN DIRINYA

 

Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

Devotion Perkunjungan Ke rumah-rumah jemaat.

 

(Mazmur 10:1-18 TB)

Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan? Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas; mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan. Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN. Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh pikirannya. Tindakan-tindakannya selalu berhasil; hukum-hukum-Mu tinggi sekali, jauh dari dia; ia menganggap remeh semua lawannya.

Ia berkata dalam hatinya: "Aku takkan goyang. Aku tidak akan ditimpa malapetaka turun-temurun." Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan. Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk, di tempat yang tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah. Matanya mengintip orang yang lemah; ia mengendap di tempat yang tersembunyi seperti singa di dalam semak-semak; ia mengendap untuk menangkap orang yang tertindas. Ia menangkap orang yang tertindas itu dengan menariknya ke dalam jaringnya. Ia membungkuk, dan meniarap, lalu orang-orang lemah jatuh ke dalam cakarnya yang kuat. Ia berkata dalam hatinya: "Allah melupakannya; Ia menyembunyikan wajah-Nya, dan tidak akan melihatnya untuk seterusnya." Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah lupakan orang-orang yang tertindas. Mengapa orang fasik menista Allah, sambil berkata dalam hatinya: "Engkau tidak menuntut?" Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri.

Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong. Patahkanlah lengan orang fasik dan orang jahat, tuntutlah kefasikannya, sampai Engkau tidak menemuinya lagi. TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selama-lamanya. Bangsa-bangsa lenyap dari tanah-Nya. Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya TUHAN; Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telinga-Mu, untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang terinjak; supaya tidak ada lagi seorang manusia di bumi yang berani menakut-nakuti.

 

TUHAN TIDAK MENYEMBUNYIKAN DIRINYA

 



Jangan pernah menghilangkan prioritas didalam hidup kita yaitu panggilan untuk melayani jiwa-jiwa. Dengan memperbesar volume hati kita dengan cara masukkan Tuhan di hati kita.

 

kita sering merasakan seakan-akan bahwa Tuhan menyembunyikan diri-Nya sewaktu kita merasakan kesesakan dan melihat bahwa orang fasik (orang yang tidak mengenal Tuhan/orang yang membuat kejahatanlah yang membuat kita sesak dan kemudian kita bertanya kenapa seperti ini Tuhan?

Seperti saat kita mengalami hal seperti penipuan, kejahatan, dll dan kita bertanya Tuhan dimana Engkau?

 

Ini adalah jebakan yang iblis siapkan padahal kita sudah melayani, sudah menjadi anak-anak Tuhan, sudah percaya kepada Tuhan tetapi mengapa tetap mengalami hal itu?

Tetapi saat hidup kita sungguh-sungguh kepada Tuhan, kesesakan itu akan tetap ada tetapi kita mengetahui bahwa kita mempunyai Allah Hakim yang adil bagi kita.

 

Saat kita mengalami hal seperti diatas dan seakan-akan kita merasakan bahwa Tuhan berpaling atau menyembunyikan wajahNya bagi kita, padahal sebenarnya tidak seperti itu. Tuhan tidak bersembunyi, tetapi Tuhan sedang menguji hati kita, apakah kita sungguh-sungguh berharap dan bersandar

pada-Nya. Mari Uji hati kita, tanyakanlah pada Tuhan apa yang Tuhan inginkan dari kita..

 

Apa yang harus kita lakukan?

1. Berdoa

2. Mari percaya bahwa Tuhan akan mengulurkan tangan-Nya bagi kita.

(Deklarasikan firman pada saat itu dan Tuhan akan mendengar keinginan orang-orang yang tertindas atau orang-orang yang dalam kesesakan)

3. Percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita tetapi Tuhan sedang melihat apa yang terjadi atau respon kita saat berada didalam kesesakan.

4. Tuhan menguatkan hati kita. (Seseorang yang hidupnya mau di pakai Tuhan harus memiliki hati yang besar)

5. Menyakini bahwa ketika ada masalah besar maka ada sebuah rencana yang besar yang Tuhan akan berikan.

6. Lakukanlah apa yang Tuhan mau buat kita lakukan, maka Tuhan akan menjadi hakim yang adil buat kita

MANUSIA HINA SEBAGAI MAKHLUK MULIA

 


Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

Devotion Perkunjungan ke rumah-rumah jemaat.

 

(Mazmur 8: 2 – 9 TB)

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

 




MANUSIA HINA SEBAGAI MAKHLUK MULIA

 

1. Menggambarkan Tuhan begitu mulia. Dan kita sebagai ciptaan yang diciptakan sebagai makhluk yang mulia juga harus mengetahui bagaimana memuliakan Tuhan.

(BELAJAR MEMULIAKAN TUHAN)

 

2. Saat kita mengetahui bahwa kita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang mulia maka Kita harus bersikap menjadi orang yang tau diri terhadap Tuhan.

 

3. Orang yang mengetahui bagaimana memuliakan Tuhan berarti dia mengetahui bahwa semua pemberian adalah anugerah dari Tuhan. jadi  segala kemuliaan, dan hormat semuanya dari Tuhan.

Bila kita sungguh-sungguh kepada Tuhan maka Tuhan memahkotai kita dengan kemuliaan dan hormat.

(semua orang harus mengetahui bagaimana cara memuliakan Tuhan)

 

4. Orang yang mengetahui memuliakan Tuhan akan diberi kuasa, kepercayaan dari Tuhan.

(Diberi kuasa atas semua ciptaan Tuhan)

 

5.  Ketahuilah  bahwa semua anugerah yang kita peroleh dan dapatkan adalah untuk dan semua bagi Kemuliaan Tuhan.


Allah, Pelindung Orang-orang Saleh

 

Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

 

Allah, Pelindung Orang-orang Saleh

 

(Mazmur 9:2-20 TB)

Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib; aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi, sebab musuhku mundur, tersandung jatuh dan binasa di hadapan-Mu. Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta. Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya; musuh telah habis binasa, menjadi timbunan puing senantiasa: kota-kota telah Kauruntuhkan; lenyaplah ingatan kepadanya. Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman. Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN. Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas; teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya. Kasihanilah aku, ya TUHAN; lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut, supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang terpuji dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan yang dari pada-Mu. Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya, kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri. TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah. Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara. Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu! Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN, sehingga bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja.

 



 (ALLAH MELINDUNGI ORANG-ORANG YANG SALEH)

 

Bagaimana caranya agar Allah menjadi Pelindung bagi Orang-orang Saleh dan berkat apa yang ada didalamnya?

 

1)   Orang yang menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan-Nya adalah orang yang dalam hidupnya selalu mau mengucap syukur dalam segala hal apapun yang terjadi dalam hidupnya.

Makanya akan selalu ada perlindungan dari Tuhan karena dia mengucap syukur kepada Tuhan dengan segenap hati. Sewaktu kita mengucap syukur maka yang terjadi adalah ada perlindungan Tuhan terhadap diri kita.

 

2)   Mengucap syukurlah selalu dalam segala hal dan ceritakanlah tentang segala perbuatan Tuhan yang ajaib.

 

3)   Orang yang saleh hidupnya akan selalu penuh dengan sukacita atau selalu bersukaria.

 

4)   Saat memilih menjadi orang yang saleh maka Tuhan sendiri yang akan membela dan melindungi kita sebagai orang yang saleh. Tuhan sendiri yang akan membinasakan semua musuh-musuh kita.

(Tuhan adalah Pelindung Kita)

 

5)   Tuhan memegang kuasa untuk menghakimi dan menilai. Karena orang yang saleh mengetahui bahwa ada Tuhan, dan Tuhan adalah hakim yang adil bagi kita.

 

6)   Orang yang hidup dalam kesalehan harus siap untuk hidupnya di injak karena orang yang hidup dalam kesalehan walaupun di injak dia akan tetap dan selalu mencari Tuhan sebab baginya Tuhan adalah tempat perlindungannya pada waktu di injak / dalam kesesakan.

 

7)   Cari Tuhan lebih sungguh-sungguh, cari Tuhan.

(Orang yang saleh responnya tetap dan selalu mencari Tuhan)

 

8)   Orang yang saleh percaya bahwa ketika dirinya ditindas atau dalam penderitaan maka Tuhan yang akan membelanya maka Tuhan selalu mendengar teriakannya.

 

9)   Orang yangg saleh waktu mengalami aniaya, kesesakan, penderitaan, di tindas dll tetap dan selalu mengingat dan menceritakan segala perbuatan Tuhan yang baik dalam hidupnya.

 

10)                      Orang yang saleh percaya bahwa ketika mengalami tantangan atau ujian selalu percaya ini bukan untuk selamanya..

 

11)                      Orang yang saleh selalu jadikan Tuhan sebagai perisai pelindung hidupnya.

 


MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...