Rabu, 18 November 2020

Allah, Pelindung Orang-orang Saleh

 

Oleh : Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

 

Allah, Pelindung Orang-orang Saleh

 

(Mazmur 9:2-20 TB)

Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib; aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi, sebab musuhku mundur, tersandung jatuh dan binasa di hadapan-Mu. Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta. Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya; musuh telah habis binasa, menjadi timbunan puing senantiasa: kota-kota telah Kauruntuhkan; lenyaplah ingatan kepadanya. Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman. Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN. Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas; teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya. Kasihanilah aku, ya TUHAN; lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut, supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang terpuji dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan yang dari pada-Mu. Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya, kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri. TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah. Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara. Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu! Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN, sehingga bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja.

 



 (ALLAH MELINDUNGI ORANG-ORANG YANG SALEH)

 

Bagaimana caranya agar Allah menjadi Pelindung bagi Orang-orang Saleh dan berkat apa yang ada didalamnya?

 

1)   Orang yang menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan-Nya adalah orang yang dalam hidupnya selalu mau mengucap syukur dalam segala hal apapun yang terjadi dalam hidupnya.

Makanya akan selalu ada perlindungan dari Tuhan karena dia mengucap syukur kepada Tuhan dengan segenap hati. Sewaktu kita mengucap syukur maka yang terjadi adalah ada perlindungan Tuhan terhadap diri kita.

 

2)   Mengucap syukurlah selalu dalam segala hal dan ceritakanlah tentang segala perbuatan Tuhan yang ajaib.

 

3)   Orang yang saleh hidupnya akan selalu penuh dengan sukacita atau selalu bersukaria.

 

4)   Saat memilih menjadi orang yang saleh maka Tuhan sendiri yang akan membela dan melindungi kita sebagai orang yang saleh. Tuhan sendiri yang akan membinasakan semua musuh-musuh kita.

(Tuhan adalah Pelindung Kita)

 

5)   Tuhan memegang kuasa untuk menghakimi dan menilai. Karena orang yang saleh mengetahui bahwa ada Tuhan, dan Tuhan adalah hakim yang adil bagi kita.

 

6)   Orang yang hidup dalam kesalehan harus siap untuk hidupnya di injak karena orang yang hidup dalam kesalehan walaupun di injak dia akan tetap dan selalu mencari Tuhan sebab baginya Tuhan adalah tempat perlindungannya pada waktu di injak / dalam kesesakan.

 

7)   Cari Tuhan lebih sungguh-sungguh, cari Tuhan.

(Orang yang saleh responnya tetap dan selalu mencari Tuhan)

 

8)   Orang yang saleh percaya bahwa ketika dirinya ditindas atau dalam penderitaan maka Tuhan yang akan membelanya maka Tuhan selalu mendengar teriakannya.

 

9)   Orang yangg saleh waktu mengalami aniaya, kesesakan, penderitaan, di tindas dll tetap dan selalu mengingat dan menceritakan segala perbuatan Tuhan yang baik dalam hidupnya.

 

10)                      Orang yang saleh percaya bahwa ketika mengalami tantangan atau ujian selalu percaya ini bukan untuk selamanya..

 

11)                      Orang yang saleh selalu jadikan Tuhan sebagai perisai pelindung hidupnya.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...