Kamis, 17 Desember 2020

BERBAHAGIALAH

 

BERBAHAGIALAH


Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

 


(Matius 5: 1-3 TB)
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

 

Banyak dari kita selalu merasa miskin secara jasmani, tetapi ternyata itu berbeda dihadapan Tuhan. Dihadapan Tuhan, semua yg kita punya itu adalah pemberian dari Tuhan. Kita semua miskin dihadapan Allah, jangan pernah merasa kita hebat atau kita kaya atau dengan kata lain sombong dihadapan Tuhan. Lihatlah sehari - hari dalam kehidupan kita, bahwa kita tidak ada apa- apanya, miliki hati yang miskin dihadapan Tuhan.

Apabila kita mau berbahagia di dalam kehidupanhidup kita, baik itu dalam pelayanan, pekerjaan dll,  milikilah sikap hati yang miskin di hadapan Tuhan, sebab ketika kita miskin dan tak mampu berbuat apa-apa, mari biarkan Tuhan yang ambil alih hidup kita maka Dia yang akan menentukan dan mengarahkan hidup kita.

Setiap hari baik itu dalam pekerjaan maupun dalam pelayanan jangan pernah merasa paling hebat dari orang lain. Dihadapan Tuhan kita harus miskin dan menerima keadaan apapun yang Tuhan berikan. Mengucap syukur selalu kepada Tuhan merupakan contoh karakter bahwa kita ini miskin dihadapan Tuhan atau merendahkan diri kita di hadapan Tuhan. Percayalah apapun kehendak dan rencana Tuhan dalam hidup kita, itulah yang terbaik yang Tuhan berikan bagi kita.

Ketika kita merasa miskin di hadapan Tuhan itulah Iman kita kepada Tuhan. Bila kita hidup miskin di hadapan Tuhan maka yang terjadi kita akan lebih Bersukacita, bahagia dan damai sejahtera melingkupi kita.

Dalam berumah tangga, ketika pasangan suami-istri saling menerima kekurangan satu sama lain, saling memahami, itu sama dengan miskin di hadapan Tuhan. Orang yang memiliki hati yang miskin dihadapan Tuhan, akan selalu berkata bahwa dirinya tidak punya apa-apa, semua yang dimilikinya adalah pemberian Tuhan sehingga hidupnya akan selalu bergantung penuh kepada Tuhan.

 

 

(Matius 5:4-5 TB)
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

 

Didalam Tuhan Yesus dukacita kita pasti diganti dengan Sukacita, karena didalam Yesus tidak ada dukacita. Dukacita kita akan diganti dengan pengharapan yang baru, dengan sukacita, dan akan dihibur oleh Tuhan.

 

Bila kita ingin diberkati, memiliki bumi/memiliki berkat dari Tuhan, maka kita harus memiliki hati yang lemah lembut. Lemah lembut itu adalah orang yang mau lebih mendengar perkataan Tuhan.
Kunci berbahagia didalam Tuhan adalah miliki hati yang lemah lembut dan inilah adalah kunci apabila hidup kita ingin dipakai Tuhan dalam pelayanan, pekerjaan, keluarga dll, milikilah hati yang lemah lembut agar kita bisa mendengar setiap perkataan Tuhan.

 

 Amen,

Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...