Kamis, 17 Desember 2020

GUNUNG BATU & PENEBUS KITA

 

GUNUNG BATU & PENEBUS KITA

Ps Joseph Hendrik Gomulya, M.Th

(Renungan Mezbah Pemulihan)




(Mazmur 19:2-14 TB)

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari, yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya. Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya. Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar. Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari. Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar. Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

 

Siapakah Gunung Batu dan Penebus Kita? Dia adalah Yesus.

          Hari ini yg menggantikan langit adalah kita semua, kita yang menciptakan Kemuliaan Tuhan, kita lebih daripada langit dan cakrawala. Semuanya tergantikan oleh kita karena kita sudah merasakan bahwa Yesus sudah menebus kita. Kita yang menciptakan Kemuliaan Tuhan dan menikmati kasih-Nya. Setiap hari mari menikmati semua apa yang ada, karena kita adalah ciptaan yang baru, kitalah yang menceritakan dan memberitakan kebaikan Tuhan atas hidup kita.

          Siang hari kita menyampaikan dan memberitakan Firman Tuhan dan ketika malam hari kita menghadapi tantaagn, persoalan, masalah, dll. Hal ini menyampaikan kepada kita bahwa dalam kehidupan ini tentu selalu ada tantangan, persoalan dan masalah dan Tuhan mau kita mengingat bagaimana kita menyampaikan pengetahuan tentang bagaimana penyertaan Tuhan, bagaimana Ia  menolong dan mengasihi kita sepanjang hari. Masalah dan tantangan adalah sesuatu yang Tuhan ijinkan kita alami untuk melatih dan mempersiapkan kita menjadi saksi sampai ke ujung dunia. Ketika kita menghadapi masalah yang berat berarti Tuhan sudah mempersiapkan kita kepada sesutu yang besar. Tuhan mempersiapkan kita untuk tujuan yang mulia, ada rencana besar yang Tuhan sediakan untuk kita.

          Bergirang dan bersukacitalah saat menceritakan tentang perbuatan Tuhan yang ajaib, agar orang lain yang melihat kita pun akan merasakan sukacita itu. Maka Tuhan akan seperti mempelai pria yang menyambut kita dengan girang karena kita sudah menyukakan hati Tuhan dengan menceritakan perbuatan Tuhan yang ajaib.

Ada taurat Tuhan yang selalu menyegarkan, saat kita bersaksi, bercerita akan Firman Tuhan, itu menyegarkan jiwa dan memberikan hikmat buat kita. Luangkanlah waktu kita untuk menyenangkan hati Tuhan, melalui penyembahan “worship” kepada Tuhan.

 

Mazmur 18:46-50 TB)

TUHAN hidup! Terpujilah gunung batuku, dan mulialah Allah Penyelamatku, Allah, yang telah mengadakan pembalasan bagiku, yang telah menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku, yang telah meluputkan aku dari pada musuhku. Bahkan, Engkau telah meninggikan aku mengatasi mereka yang bangkit melawan aku; Engkau telah melepaskan aku dari orang yang melakukan kelaliman. Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu. Ia mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkat-Nya, dan menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu Daud dan kepada anak cucunya untuk selamanya."

Jangan takut sebab Tuhan yang kita sembah itu Tuhan yang hidup. Mari melihat dan mengalami perbuatan tangan Tuhan bagi hidup kita.

(Mazmur 18:43-46 TB)
Engkau meluputkan aku dari perbantahan rakyat; Engkau mengangkat aku menjadi kepala atas bangsa-bangsa; bangsa yang tidak kukenal menjadi hambaku; baru saja telinga mereka mendengar, mereka taat kepadaku; orang-orang asing tunduk menjilat aku. Orang-orang asing pucat layu dan keluar dari kota kubunya dengan gemetar. TUHAN hidup! Terpujilah gunung batuku, dan mulialah Allah Penyelamatku,

 

Apa bedanya apabila kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan dengan tidak?

Bedanya apabila kita tidak mengenal Tuhan maka yang terjadi kita akan selalu stress, selalu mengeluh merasa tidak punya apa-apa, merasa sendirian, dan putus asa, Tetapi apabila kita percaya dan memiliki Yesus maka masalah kita boleh sama tetapi kita punya Tuhan yang menguatkan kita.

Firman Tuhan berkata bahwa bahwa Dia berjanji kepada kita bahwa apabila kita sungguh-sungguh berharap kepada-Nya maka Dia berjanji dan akan menepati janji-Nya kepada kita bahwa Dia akan menolong kita, Dia pasti akan menyelesaikan masalah kita.

Setiap masalah yang datang kepada kita adalah kesalahan atau dosa yang kita lakukan.

Apa yang mesti kita lakukan ?

1. Percaya bahwa Tuhan itu hidup dan nyata.

2. Percaya bahwa Tuhan itu gunung batu kita, dia yang menyelamatkan kita.

3. Percaya bahwa Tuhan akan mengangkat hidup kita menjadi kepala dan bukan ekor.

Yesus adalah Tuhan kita yang Hidup, Dia adalah gunung batu kita.

Amen,

 Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...