Selasa, 30 Maret 2021

BERKAT ORANG YANG PERCAYA KEPADA TUHAN

 

BERKAT ORANG YANG PERCAYA KEPADA TUHAN



Oleh Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

(Renungan Mezbah Pemulihan)

(Mazmur 32:10-11 TB)
Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia. Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!



          Saat kita datang kepada Tuhan mengakui setiap dosa dan pelanggaran kita dan kita mau percaya kepada Tuhan dan mau berjalan menurut jalan-jalan-Nya maka kita akan mendapatkan sukacita dan berkat yang melimpah. Seperti Daud yang menyadari bahwa Pelanggaran-pelanggaran yang dahulu dibuatnya telah memutuskan hubungannya dengan Tuhan dan saat dia memutuskan untuk mengakuinya dihadapan Tuhan itu seperti melawan dirinya sendiri karena tidak mudah bagi manusia untuk beralih dari sikap tidak jujur dan tidak terbuka kepada kejujuran dan keterbukaan, oleh karena ia harus berani melawan dan menuduh dirinya sendiri. Jadi seseorang yang mengakui dosanya dengan jujur dihadapan Allah maka akan mendapatkan berkat pengampunan Allah yang membawa sukacita.

          Hal ini bisa menjadi pengalaman juga buat kita bahwa saat kita menerima pengampunan dari Allah melalui Kristus dimana Kristus memang telah memberikan pengampunan atas setiap dosa-dosa dan pelanggaran kita dengan lunas, yang bukan hanya untuk sekarang tetapi juga kemudian. Tetapi bukan berarti kita tidak perlu meminta pengampunan lagi, oleh karena kita ini masih tinggal dalam dunia dan daging, dimana kemungkinan untuk jatuh dalam dosa tetap ada. Meskipun demikian, Kristus sekarang menjadi pengantara kita dengan Allah, sehingga sewaktu-waktu kita dapat datang meminta pengampunan kepada Allah.

 

          Sebagai orang percaya kita akan selalu  di kelilingi oleh kasih setia Tuhan, kasih setia Tuhan bukan hanya bebrbicara 1 atau 2 hal saja tetapi ada banyak hal dan rencana Tuhan yang luar biasa buat kehidupan setiap kita.

 

          Dikatakan Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.

Kasih setia Tuhan sungguh sangat besar, Dia tidak akan pernah sekalipun meninggalkan orang-orang yang selalu mau datang dan yang hanya mau berharap kepada-Nya. Ia melindungi orang-orang yang mau jujur dan memberikan damai sejahtera dalam hati mereka. Perlindungan Tuhan itu nyata kepada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga ia terluput dari segala malapetaka.

          Disini Daud menjelaskan dua hal yang kontras yaitu orang berjiwa penipu dengan orang jujur yang keadaan hidupnya jauh sangat berbeda. Orang yang berjiwa penipu akan terus melalukukan hal yang tidak benar sehingga hidupnya akan terus menerus menderita, sedangkan orang yang jujur hidup dalam sukacita. Ini adalah suatu respon dimana orang tersebut menerima pengampunan Allah dan oleh karenanya timbul suatu ketulusan dalam hatinya untuk memuji Allah. Orang yang hidup dalam sukacita selalu mampu menemukan alasan mengapa dirinya berlimpah sukacita di dalam Tuhan.

          Jadi bersukacitalah selalu, karena orang yang percaya selalu bersukacita dan bersorak sorai, hidup dengan jujur di hadapan Tuhan, percayalah hidupmu akan selalu dipakai oleh Tuhan dan semakin diberkati Tuhan.

 

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...