Kamis, 25 Maret 2021

ORANG YANG BERHARAP PADA TUHAN

 

ORANG YANG BERHARAP PADA TUHAN



 

Oleh Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

(Renungan Mezbah Pemulihan)



(Mazmur 31:23-24 TB)
(31-24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. (31-25) Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

 

Bagaimana kehidupan atau cara hidup orang yang berharap kepada Tuhan?

1. Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu mengajak kita untuk tetap setia dan tunduk kepada Tuhan sekalipun kita masih tetap memiliki persoalan, pergumulan dan permasalahan hidup. Saat seseorang menggantungkan pengharapannya kepada Tuhan maka dia akan melakukannya secara penuh atau tidak setengah-setengah.  Apapun yang Tuhan inginkan, apapun yang Tuhan kehendaki, apapun yang menjadi selera Tuhan, harus kita turuti, dan hal inilah yang tidak mudah, oleh sebab itulah sebabnya Firman Tuhan mengatakan kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu hai semua orang yang berharap kepada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan mengetahui benar bahwa manusia itu memiliki kehendak bebas, jadi akan sulit melepaskan dirinya dari ikatan dunia yang sudah begitu kuat mengikat setiap kita, setiap orang percaya, setiap anak-anak Tuhan. oleh sebab itulah ketika seseorang benar-benar mengantungkan pengharapannya kepada Tuhan maka dia tidak akan pernah goyah.

.

2. Orang yang berharap kepada Tuhan harus mengerti bahwa hidupnya di kasihi oleh Tuhan. Untuk memiliki pengenalan akan Tuhan dan hati yang mengasihi adalah sebuah perjalanan dan pengalaman dalam hidup ini, Tuhan sendiri yang mengukir dihati kita supaya kita sampai dititik dimana kita mempunyai hati yang mengasihi Dia lebih dari apapun, lebih dari siapapun.

Sesungguhnya perjalanan untuk kita mengenal hati Tuhan diawali dengan kita mengenal hati kita sendiri terlebih kemudian dari situlah baru kita dapat belajar mengenal hati-Nya. Dia akan membawa kita untuk mengalami peristiwa-peristiwa yang membuat kita mengenal hati kita, mengenal siapa diri kita (TrueSelf). Karena hati manusia itu seperti bawang berlapis-lapis, dibutuhkan kerendahan hati dan keberanian untuk jujur dengan diri sendiri saat Tuhan membukakan hati kita.


Saat ketika kita mengenali siapa diri kita, mengetahui bahwa kita hidup hanya oleh kasih dan anugerah Tuhan maka kita bisa mengampuni dan mengasihi diri kita dan kemudian mengampuni orang lain karena banyak orang lain yang tidak bisa mengampuni dan mengasihi orang lain karena dia sendiri tidak bisa mengasihi dan mengampuni dirinya.

Orang yang mengenali siapa dirinya, mengasihi dan peduli dengan dirinya maka dia akan selalu menjaga sikapnya sehingga dia bisa melayani dan mengasihi orang lain. Memiliki sikap yang selalu mau bertobat, berubah, siap untuk maju sebab kasih Tuhan akan mengajar orang untuk berubah, kasih Tuhan itu mengubah diri kita menjadi orang yang taat kepada Tuhan.

Orang yang mengampuni dirinya dia pasti mau berubah, mau bertobat dan kemudian dia pasti bisa mengampuni orang lain.

3. Perlunya untuk selalu memiliki kesadaran, sadar akan kesalahan, sadar akan kebodohan dan sadar akan kemalasan. Karena melalui kesadaranlah maka kita akan berubah.

Mari latih diri kita untuk selalu mau dididik, karena semua didikan akan membawa hal yang positif dalam hidup kita. Setiap kita melakukan kesalahan dan mengetahui kalo kita salah maka didik dan ajar diri kita untuk mengetahui kesalahan kita. Lebih baik ketika instruksi diberikan dan kita salah, kita dikoreksi, bertobat. Jangan sampai kita kena disiplin Tuhan karena kita tidak mau dikoreksi.

 

Kasih harus di terapkan pada 2 sisi :

1. Didikan dan ajaran sebagai seorang anak kepada bapa-Nya.

Mari belajar untuk mematikan, memotong dan mengikis semua karakter yang tidak baik dlm diri kita. miliki hati yang selalu mau dikoreksi oleh Tuhan melalui otoritas yang Tuhan berikan dalam hidup kita karena didikan dalam bentuk koreksi itu baik untuk memberikan disiplin moral dan pengembangan karakter kita.

Jangan tidak pedulikan hati Tuhan, kita harus belajar menangkap dan apa yang ingin Roh Kudus inginkan kita lakukan dalam hidup kita. Saat Tuhan melalui Roh Kudus memberikan kita tuntunan atau instruksi jangan pernah menggunakan atau memakai logika berpikir manusia kita.

Sekalipun seseorang jatuh berkali-kali dalam dosa tetapi selama orang itu selalu mau untuk dikoreksi dan berubah maka Tuhan bisa mengubahkan orang tersebut. Karena saat kita dituntun atau diberikan arahan dan kita masih melakukan kesalahan itu adalah hal yang wajar karena kita manusia tetapi kalu kita dengan rendah hati mengakui bahwa kita salah maka Tuhan sanggup mengarahkan kita kembali, mengubahkan kita dan memakai hidup kita sebagai saksi bagi kemuliaan nama-Nya, semakin kita dipakai Tuhan maka standard yang Tuhan pakai akan semakin tinggi karena standard  Tuhan itu berbeda-beda.

2. Kasih kepada Bapa

Ketika sedang di didik Tuhan respon kitalah yang menentukan, jangan pernah gegabah, congkak, jangan pernah bersaksi terhadap harta benda dll, tetatpi bersaksilah tentang jiwa-jiwa dan kebaikan Tuhan.

Saat hidup kita sudah dipakai Tuhan, berhati-hatilah jangan sampai ada kecongkakan rohani dalam diri kita.

Jangan pernah mengikut Tuhan memakai pikiran manusia tetapi ikutilah tuntunan Roh Kudus maka engkau akan mengerti apa rencana Tuhan dalam hidupmu karena perjalanan bersama Tuhan bukan perjalanan yang biasa tetapi perjalanan yang panjang yang harus kita lewati proses demi proses sampai kita mencapai destiny kita, jangan jangan pernah cengeng dan baperan saat berada dalam didikan Tuhan.

Sangat banyak orang yang menginginkan pengurapan dari Tuhan tetapi banyak yang tidak mengerti bahwa ketika mereka menginginkan itu mereka harus melewati proses berjalan dalam didikan Tuhan

Semakin kita mengenal Tuhan maka pengharapan kita harus semakin sungguh-sungguh dengan Tuhan, miliki prinsip untuk selalu benar-benar mengandalkan dan bergantung Tuhan, jangan mudah mengeluh tetapi kita harus kuat dan teguh berpendirian didalam Tuhan, ada harga yang harus kita bayar, ada pengorbanan yang kita berikan untukTuhan.

Mari tanya Tuhan apa yang harus kita lakukan agar roh kita semakin bertumbuh dan naik sehingga ada hal baru yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan roh kita kepada Tuhan. Tuhan mau memberi kasih karunia kepada siapa yang Dia mau berikan kasih karunia, ketika Tuhan sudah memberikanmu kasih karunia, hargai, lakukan dan tingkatkan terus.

 

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...