Selasa, 23 Maret 2021

SORAKAN/PUJIAN KEMENANGAN

 

SORAKAN/PUJIAN KEMENANGAN



Oleh Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

(Renungan Mezbah Pemulihan)



(Mazmur 33:1-5 TB)
Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur. Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai! Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.

 

Saat kita bersorak artinya kita sebagai orang-orang benar memuliakan Tuhan sebagai ungkapan sebagai rasa syukur. Memuji dan menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan bermakna kita menghayati kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita secara segar dan baru. Daud mengajak kita melihat alam semesta ini dan kehidupan kita dari kacamata Tuhan yang senantiasa aktif menyatakan pemeliharaan-Nya atas dunia ini dan hidup kita.

 

 

Tuhan mengajarkan kita untuk selalu mengucap syukur baik sewaktu keadaan sedang baik dan juga saat keadaan kita sedang baik karena banyaknya pergumulan hidup. Tidak ada yang perlu kita khawatirkan karena Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu, Dia adalah sumber segala pengharapan kita. Untuk itulah bangunlah keintiman dengan Tuhan yang adalah intisari dari firman dan jalani hidup penuh puji-pujian kepada Tuhan. Puji-pujian itu harus menjadi konkret dalam kehidupan kita dengan meneladani perbuatan Allah.

 

Sewaktu keadaan baik atau pun tidak baik, nyanyikanlan pujian-pujian baru bagi Tuhan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan bahwa Dia akan selalu setia menjaga kita sekalipun kita berada di lembah atau di masa-masa yang sulit.

 

Sebagai anak-anak Tuhan kita juga memiliki kuasa untuk dapat memengaruhi kehidupan orang lain dan ciptaan lain. Naikkan pujian setiap hari dari hati yang senantiasa diperbarui dalam iman, yang mewujud dalam ucapan syukur dan tindakan kasih yang nyata kepada setiap orang yang kita jumpai.

 

Amen, Tuhan Yesus Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...