Rabu, 30 Juni 2021

ANGGUR YANG BARU

 

ANGGUR YANG BARU 

(Seri Kotbah Anggur Yang Baru)



Oleh : Ps. Joseph Hendrik Gomulya, M. Th

 



Amos 9:13 (TB)  "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman TUHAN, "bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.

 

Zaman dahulu anggur adalah simbol kemakmuran sebauh bangsa. Dalam Amos 9 : 13 berbicara bahwa Tuhan akan memberikan anggur yang baru, season yang baru, kegerakan yang baru dalam masa pandemik ini. Jadi ini adalah momen dimana kita akan menuai lebih lagi. Oleh sebab itu jadilah pembajak tanah supaya kita bisa menuai, siapkan diri kita supaya dapat dipakai oleh Tuhan.
Seorang pembajak akan membajak dengan ketepatan karena dia sudah sering melakukan hal itu. Seorang pembajak harus mengetahui bagaimana ia membajak, fokusnya harus sesuai dan tepat pada bajakannya agar dia bisa menuai hasilnya.

 

Tidak gampang untuk Tuhan mempercayakan pribadinya sendiri yang utuh kepadamu, sebab hadirat-Nya akan membuat orang lain berkata aku diberkati olehNya. Setiap kali engkau merasa dagingmu minta dikasihani, buanglah itu jauh-jauh, bakar, potong buang, karena firman Tuhan berkata tidak pernah roh-Nya ditaruh dalam kedagingan. Hadirat dan urapan Tuhan itu mahal, jangan pernah sia-siakan karena itu tidak pernah kita bisa ambil sendiri, oleh sebab itu jaga hadirat Tuhan di hidupmu.

 

(Lukas 5:37-38 TB) Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.

 

Tuhan ingin agar kita mulai kita menyiapkan kantong kulit yang baru atau hati yang baru. Tetapi bagaimana caranya mendapatkan kantong kulit yang baru? Kita harus rela membuang kantong kulit yang lama sebab seringkali pemikiran/ paradigma kita yang lama harus dibuang terlebih dahulu, makanya patron yang lama harus dibuang dulu.

Kita harus menyediakan kantong kulit/ wadah yang baruuntuk anggur yang baru karena kantong kulit yang lama tidak bisa lagi kita pakai, itu harus kita buang. Jadi temukan kantong kulit yang lama dari kita dan buang itu, sebab firman Tuhan berkata Dia tidak akan memberi anggur yang baru apabila engkau tetap pertahankan kantong yang lama itu.

Apabila engkau masih hidup dalam ketidaktaatan kepada Tuhan, buang kantong kulit tua itu, baru engkau akan di isi dengan anggur yang baru, sebab kantong kulit tua berbicara juga tentang karakter yang lama/anggur yang tua. Jadi jangan pernah menghabiskan energimu terbuang kepada hal - hal yang sia-sia.

 

Setiap season ada selalu anggur yang baru yang Tuhan berikan, ketika ada anggur yang baru menyiapkan wadah yang baru agar bisa menampung anggur yang baru itu . Masing-masing kita harus bisa menemukan anggur yang baru itu.

 

Kantong kulit yang lama seringkali bocor, kantong kulit yang lama itu seperti masalah dalam kehidupan kita, didalam rumah, pekerjaan dsb (masalah dll).
Ketika kita memiliki kantong kulit yang baru jangan ada lagi ada masalah.
Tuhan akan memberikan kita kantong yang baru asal kita mau berubah, asal kita mau bertobat. Mari menyiapkan legasi/warisan/generasi kepada yang lain, sebab waktu tidak lama lagi, mati kejar dan berlari menerima anggur baru itu.

 

 

Amen Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...