Selasa, 05 April 2016

PERJUMPAAN YANG MERUBAH HIDUP


Perjumpaan Yang Merubah Hidup

Pdt. Petrus Agung Purnomo

Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri. Markus 4:33-34

Saudara yang dikasihi Tuhan, dari ayat diatas kita akan menemukan bahwa ada dua golongan orang yang diajar Yesus. Golongan pertama adalah Tuhan menyesuaikan diri-Nya kepada mereka didalam mengajar. Dan golongan kedua adalah murid-murid yang menyesuaikan diri mereka kepada Yesus. Kita akan melihat beberapa contoh lagi tentang dua golongan ini.

Didalam Matius 13:36, “Maka Yesus pun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang…” dan didalam Lukas 23:24-26, “Lalu Pilatus memutuskan, supaya tuntutan mereka dikabulkan. Dan ia melepaskan orang yang dimasukkan kedalam penjara karena pemberontakkan dan pembunuhan itu sesuai dengan tuntutan mereka, tetapi Yesus diserahkannya kepada mereka untuk diperlakukan semau-maunya.”

Kita lihat dari dua ayat diatas, selalu ada dua macam golongan orang. Dan Yesus adalah golongan orang yang diperlakukan semau-maunya. Dia adalah pribadi yang rela diperlakukan semau-maunya. Ada orang yang rela tetapi ada juga yang terpaksa. Orang yang terpaksa untuk diperlakukan semau-maunya adalah SIMON dari KIRENE. Kita semua tahu bahwa Simon inilah yang dipaksa untuk memikul salib Yesus sampai ke Golgota.

Saya akan memberikan latar belakang dan keadaan jaman itu. Pada waktu itu orang Yahudi hidup secara terpencar-pencar dan setiap menjelang Paskah, semua orang-orang saleh Yahudi berdatangan dan berkumpul di Yerusalem untuk merayakan Paskah bersama.

Mereka mengadakan Paskah Besar dan Paskah kecil. Paskah kecil dibuat beberapa hari setelah Paskah Besar diadakan, gunanya supaya orang-orang yang datang terlambat tetap bisa merayakan Paskah bersama di Yerusalem. Waktu itu Simon datang dari Kirene untuk merayakan Paskah. Simon belum pernah bertemu, kenal dan tahu dengan Yesus, tetapi waktu ia sampai di pintu gerbang, ia berpapasan dengan rombongan tentara yang sedang membawa Yesus. Waktu itu Yesus sedang kepayahan memikul kayu salib yang besar dan berat itu. “Pada waktu itu lewat seorang bernama Simon, orang Kirene, ayah dari Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka PAKSA untuk memikul saib Yesus.” Markus 15: 20b-21. Simon yang tidak tahu apa-apa itu tentu saja menolak, apalagi ia tidak kenal dengan Yesus. Sampai akhirnya perdebatanpun terjadi antara Simon dan tentara itu dan secara paksa Simon disuruh memikul salib itu sampai ke Golgota. Saudara yang terkasih, setiap orang yang walaupun terpaksa tetapi bertemu bahkan bersentuhan dengan Yesus, maka hidupnya tidak akan sama lagi.

Setelah beberapa lama kemudian, Simon mendengar bahwa Yesus yang dia pikulkan salib-Nya secara terpaksa itu bangkit dari kematian. Dan dia juga mendengar bahwa Yesus itu adalah Anak Allah, Dia adalah Juruselamat itu! Bagaimana kita tahu pasti bahwa Simon ini mengetahui tentang kuasa dan kebangkitan Yesus? Mari lihat di Lukas 24:13-24, diceritakan bahwa Yesus menampakkan diri kepada dua orang murid-Nya setelah Ia bangkit, di jalan Yesus menampakkan diri kepada dua murid yang sedang berjalan menuju Emaus. Ketika mereka sedang membicarakan tentang segala sesuatu yang telah terjadi, Yesus mendekati mereka, tetapi mereka tidak mengenal-Nya. Dan Yesus bertanya apa yang sedang mereka cakapkan, lalu jawab mereka: “Adakah engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi disitu pada hari belakangan ini?” Ini berarti semua orang telah mengetahui tentang kematian dan kebangkitan Yesus, termasuk juga Simon dari Kirene itu. Saya percaya, waktu Simon mendengar berita itu maka timbul dalam pikirannya, “Jangan-jangan aku sudah menjadi bagian dari sejarah Kerajaan Allah!”

Pada jaman itu kebanyakan orang-orang akan tetap tinggal di Yerusalem sampai hari Pentakosta. Kisah Para Rasul 2: 1-10. Ayat 5 berkata, “Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa dibawah kolong langit.” Saya percaya salah satunya pasti Simon dari Kirene ada disitu. Kita semua tahu hari itu mereka dipenuhi Roh Kudus dan hari itu juga ada 3000 orang bertobat dan dibaptis, saya percaya itu termasuk Simon. Dia sadar bahwa paksaan atasnya itu adalah kehendak Allah. Setelah Simon bertobat dan dibaptis, maka hidupnya menjadi berubah, ia menjadi Simon yang baru dan ia kembali kerumahnya dan istri serta anak-anaknya menjadi bingung melihat perubahan atas diri Simon.

Simon lalu menceritakan semua yang dia alami dan hari itu juga keluarganya bertobat! Sejak saat itu hidup Simon dan keluarganya tidak pernah sama lagi, mereka mengalami pertumbuhan iman dan perubahan hidup yang luar biasa! Sampai akhirnya istri dari Simon ini menjadi ibu rohani dari rasul Paulus! Mari kita baca Roma 16:13 dimana Paulus memberi salam-salamnya, “Salam kepada Rufus (anak Simon), orang pilihan dalam Tuhan dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu.”

Saudara yang terkasih, memang seringkali kita merasa terpaksa untuk memikul salib, rasanya tidak enak, sakit, tidak adil, dsb Tetapi kadang paksaan itu adalah kehendak Allah untuk kita. Dia ingin kita diubahkan, bertumbuh dan dimuliakan. Salib itu berujungkan kemuliaan, glori! Waktu kamu bertemu dengan Dia, maka hidupmu tidak akan sama lagi. Syukur atas kuasa salib-Nya! Selamat Paskah!


Senin, 04 April 2016

JUBAH

Oleh Hana Cherry Eliezer

Jubah

Mari kita belajar tentang jubah, agar kita tahu mengapa kita mengenakannya & supaya kita memakainya DENGAN PENGERTIAN. Karena ada yang ajaib yang Tuhan sediakan dibalik jubah-jubah ini. Sebab membuat atau mengenakan jubah itu lebih dari sekedar bagus, lebih dari sekedar indah, mewah, berbahan mahal dsb. Sayangnya, masih banyak yang mengenakan jubah atau pakaian tanpa tahu TUJUAN dari pakaian/jubah tsb. Karena SETIAP DETAIL dari sebuah jubah/pakaian memiliki arti yang berbeda. Dan seperti halnya sidik jadi yg unik pada jari manusia, demikian sebuah jubah sifatnya PRIBADI, jubah milik seorang dengan yang lainnya memiliki keunikan & ciri khas yg orang lain tidak miliki pada jubahnya.

1. Jubah yang dikenakan adalah DEKLARASI IMAN.

Kejadian 3:21
Dan TUHAN Allah membuat PAKAIAN dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

Kata 'kulit binatang' disini adalah kulit domba/bulu domba, bukan sembarang binatang. Tuhan mengenakan kulit domba kepada Adam & Hawa, karena Tuhan bernubuat & beriman bahwa suatu hari nanti, Dia akan mengutus Anak Domba Allah, yaitu PuteraNya sendiri, untuk menebus dosa dari manusia yang Dia ciptakan.

Contoh kedua:

Kejadian 37:3
Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat JUBAH yang maha indah bagi dia.

Di ayat tsb, jubah maha indah disebut juga 'tunic of many colors' (jubah dengan banyak warna). Di jaman itu, belum ada pewarna buatan seperti jaman sekarang. Mereka mendapatkan warna ungu dari sejenis kerang/siput porphura, warna merah dari ekstrak bunga dsb. Jadi, pakaian berwarna hanya dipakai oleh kaum bangsawan atau raja-raja. Rakyat hanya mengenakan pakaian 1 warna alamiah seperti warna coklat pada karung dsb.

Dengan Yakub membuat & memberikan jubah maha indah/berwarna-warni untuk Yusuf, ia mau berkata bahwa suatu hari nanti Yusuf akan menjadi seorang penguasa, bangsawan, raja. Dan ini sungguh terjadi:

Kejadian 41:40-41
Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu." Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi KUASA atas seluruh tanah Mesir."

Kejadian 42:6
Sementara itu Yusuf telah menjadi MANGKUBUMI di negeri itu; dialah yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Jadi ketika saudara-saudara Yusuf datang, kepadanyalah mereka menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah.

Contoh ketiga:

1 Samuel 2:18-19
Adapun Samuel menjadi pelayan di hadapan Tuhan; ia masih anak-anak, yang tubuhnya berlilitkan BAJU EFOD DARI KAIN LENAN. Setiap tahun ibunya membuatkan dia JUBAH kecil dan membawa JUBAH ITU kepadanya, apabila ia bersama-sama suaminya pergi mempersembahkan korban sembelihan tahunan.

Hanya imam yg diperbolehkan memakai baju efod:

Keluaran 28:4
Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju EFOD, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia memegang jabatan IMAM bagi-Ku.

Ini adalah iman Hana, ibunya bahwa suatu hari nanti Samuel akan menjadi seorang imam. Padahal faktanya, Samuel berasal dari keturunan suku Efraim yang jelas tidak bisa menjadi imam karena bukan berasal dari suku Lewi. Tapi Samuel selain menjadi seorang nabi, juga menjadi imam:

1 Samuel 3:20
Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan NABI Tuhan.

1 Samuel 13:10-13
Baru saja ia habis mempersembahkan korban bakaran, maka tampaklah Samuel datang. Saul pergi menyongsongnya untuk memberi salam kepadanya. Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?" Jawab Saul: "Karena aku melihat rakyat itu berserak-serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas, maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal, padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran." Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.

2. Jubah yang kita kenakan menunjukkan SIAPA kita di hadapan Tuhan & manusia.

Hal pertama yang saya tanyakan ke seseorang yang meminta dibuatkan/digambarkan sebuah jubah adalah: 'Bapak/ibu tahu siapakah Anda di hadapan Tuhan?' Atau: 'Menurut bapak/ibu, apa destiny nya?'

Pernah mendengar kata: 'You are what you wear' atau 'Engkau adalah apa yang engkau kenakan'? Bukankah kita tahu seseorang adalah seorang dokter dari pakaiannya yang berjas putih dsb. Kita tahu dia adalah seorang tentara dari pakaiannya yang loreng itu. Seorang polisi yg hendak mengatur lalu lintas tapi tidak berpakaian polisi, maka tidak akan ada mobil yang mentaati nya bukan?
Bahkan di jaman dahulu, orang kusta pun harus mengenakan pakaian kusta supaya orang lain tahu siapa dia dan tidak mendekat:

Imamat 13:45
Orang yang sakit kusta harus BERPAKAIAN yang cabik-cabik, rambutnya terurai dan lagi ia harus menutupi mukanya sambil berseru-seru: Najis! Najis!

Seorang janda pun harus mengenakan jubah/pakaian khusus yang menunjukkan siapa dia: seorang janda.

Kejadian 38:13-14
Ketika dikabarkan kepada Tamar: "Bapa mertuamu sedang di jalan ke Timna untuk menggunting bulu domba-dombanya," maka ditanggalkannyalah PAKAIAN KEJANDAANNYA, ia bertelekung dan berselubung, lalu pergi duduk di pintu masuk ke Enaim yang di jalan ke Timna, karena dilihatnya, bahwa Syela telah menjadi besar, dan dia tidak diberikan juga kepada Syela itu untuk menjadi isterinya.

Begitu pula seorang anak raja atau bangsawan:

2 Samuel 13:18
Gadis itu memakai BAJU kurung yang maha indah; sebab demikianlah puteri-puteri raja yang masih perawan BERPAKAIANKAN baju kurung panjang. Kemudian pelayan itu menyuruh dia keluar, lalu mengunci pintu di belakangnya.

Dan raja Ahasyweros hendak menunjukkan kepada rakyat, SIAPA Mordekhai di hadapannya -> orang yang dihormati raja.

Ester 6:7-8, 10-11
Oleh karena itu jawab Haman kepada raja: "Mengenai orang yang raja berkenan menghormatinya, hendaklah diambil PAKAIAN kerajaan yang biasa dipakai oleh raja sendiri, dan lagi kuda yang biasa dikendarai oleh raja sendiri dan yang diberi mahkota kerajaan di kepalanya, Maka titah raja kepada Haman: "Segera ambillah PAKAIAN dan kuda itu, seperti yang kaukatakan itu, dan lakukanlah demikian kepada Mordekhai, orang Yahudi, yang duduk di pintu gerbang istana. Sepatah kata pun janganlah kaulalaikan dari pada segala yang kaukatakan itu." Lalu Haman mengambil pakaian dan kuda itu, dan dikenakannya PAKAIAN itu kepada Mordekhai, kemudian diaraknya Mordekhai melalui lapangan kota itu, sedang ia menyerukan di depannya: "Beginilah dilakukan kepada ORANG YANG RAJA BERKENAN MENGHORMATINYA."

Jadi mari mengenakan pakaian yg menggambarkan siapa kita di hadapan Allah.

3. Jubah yang dipakai adalah gambaran dari PANGGILAN kita.

1 Raja-raja 19:19-20
Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan JUBAH nya kepadanya. Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."

Dan Elisa terpanggil menjadi nabi:

2 Raja-raja 3:11
Tetapi bertanyalah Yosafat: "Tidak adakah di sini seorang NABI Tuhan, supaya dengan perantaraannya kita meminta petunjuk Tuhan?" Lalu salah seorang pegawai raja Israel menjawab, katanya: "Di sini ada ELISA bin Safat, yang dahulu melayani Elia."

Contoh kedua adalah Yohanes Pembaptis yg memakai JUBAH bulu unta:

Matius 3:4
Yohanes memakai JUBAH BULU UNTA dan IKAT PINGGANG KULIT, dan makanannya belalang dan madu hutan.

Selain Yohanes Pembaptis, yang memakai jubah bulu unta adalah nabi Elia:

2 Raja-raja 1:8
Jawab mereka kepadanya: "Seorang yang memakai PAKAIAN BULU (unta; menurut bahasa asli) dan IKAT PINGGANG KULIT terikat pada pinggangnya." Maka berkatalah ia: "Itu Elia, orang Tisbe!"

Jauh sebelum Yohanes Pembaptis dilahirkan, malaikat Gabriel telah datang kepada Zakharia, ayahnya untuk menyampaikan PANGGILAN daripada Yohanes Pembaptis yaitu seperti nabi Elia:

Lukas 1:16-17
Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa ELIA untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.

4. Jubah yang dikenakan menunjukkan suatu JABATAN tertentu.

Yesaya 22:15, 19-21
Beginilah firman Tuhan, TUHAN semesta alam: "Mari, pergilah kepada kepala istana ini, kepada Sebna yang mengurus istana, dan katakan:
Aku akan melemparkan engkau dari JABATAN mu, dan dari pangkatmu engkau akan dijatuhkan. Maka pada waktu itu Aku akan memanggil hamba-Ku, Elyakim bin Hilkia: Aku akan mengenakan JUBAH mu kepadanya dan ikat pinggangmu akan Kuikatkan kepadanya, dan kekuasaanmu akan Kuberikan ke tangannya; maka ia akan menjadi bapa bagi penduduk Yerusalem dan bagi kaum Yehuda.

Keluaran 28:4
Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia memegang JABATAN imam bagi-Ku.

Apa yang membedakan antara destiny, panggilan & jabatan? Ketiga hal ini saling berkaitan & tidak dapat dipisahkan, tapi bedanya adalah; JABATAN membuat orang memiliki OTORITAS.

Sebutlah pak Ahok. Beliau adalah seorang warga negara Indonesia, beliau memiliki hak-hak yang dimiliki warga negara Indo lainnya, seperti berhak nyoblos pemilu, berhak membeli rumah dsb di Indo. Tapi sebagai seorang PENJABAT, beliau memiliki OTORITAS untuk mengatur kota Jakarta, menyuruh Pemkot Jakarta untuk melakukan sesuatu dsb. Orang lain yg tidak menjabat, tidak memilikinya.

5. Jubah yang dikenakan MENGUBAH NASIB pemakainya.

Yesaya 61:10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan PAKAIAN keselamatan kepadaku dan MENYELUBUNGI aku dengan JUBAH kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

Keselamatan & kebenaran tidak pernah muncul dan datang dari kita, tapi Tuhan yang memberikan. Mengapa tidak dikatakan: hiasan kepala keselamatan atau kasut kebenaran? Sebab hanya JUBAH atau PAKAIAN yang dapat menutupi seluruh badan, tidak hanya menutupi kaki atau kepala atau bagian tertentu saja. Tuhan ingin MENUTUP, MEMBUNGKUS, MENYELUBUNGI SELURUH hidup kita dengan keselamatan dan kebenaranNya, tidak hanya di bagian tertentu dari hidup kita.
Bahkan, jubah dapat MENGUBAH STATUS seseorang:

Lukas 15:22
Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari JUBAH yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.

Dalam bahasa aslinya, kata 'jubah' di sini adalah 'stolē' yg berarti: pakaian yg melambangkan kebesaran, hanya dipakai oleh raja, imam dan bangsawan.
Saat anak yg terhilang ini keluar dari rumahnya, menghamburkan warisan ayahnya hingga melarat dan menjadikan dirinya seorang hamba, anak ini 'kehilangan' statusnya sebagai anak. Hingga ia hendak berkata ia tidak lagi layak disebut anak, mau jadi hamba saja.
Tapi bapanya memberi status yg baru kepada anak yg hilang ini dengan mengenakan jubah kebesaran yg menunjukkan bahwa ia adalah seorang bangsawan, tidak hanya meneguhkan kembali status nya sebagai anak, tapi lebih mulia lagi: seorang bangsawan. Di jaman itu, pakaian yg dikenakan tidak hanya untuk menutupi tubuh seperti fungsi pakaian di jaman moderen. Tapi menunjukkan status seseorang, apakah ia orang terpandang atau tidak.

Sebelum anak ini terhilang, dia memang tetap anak bapanya, tapi bapa nya tidak memberikan jubah kebesaran kepadanya, hanya jubah biasa yg dipakai orang kaya, bukan jubah kebesaran.
Mungkin dahulu keadaan kita tdk baik, penuh dosa. Betul bahwa Tuhan Yesus sudah menebus dosa kita. Tapi bahkan Tuhan mendadani & menghiasi kita dengan memberi jubah demi jubah yg baru.

Sekarang kita akan masuk kepada pengertian SETIAP BAGIAN dari jubah yang mengandung pengertian yg ajaib:

1. Kerah

Kerah di bagian jubah melambangkan KEPEMIMPINAN.
Apa dasar firmanNya?

Yosua 10:22-24
Kemudian berkatalah Yosua: "Bukalah mulut gua dan keluarkanlah kelima raja itu dari dalam dan bawa kepadaku." Dilakukan oranglah demikian, kelima raja itu dikeluarkan dari gua itu dan dibawa kepadanya: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon. Setelah raja-raja itu dikeluarkan dan dibawa kepada Yosua, maka Yosua pun memanggil semua orang Israel berkumpul dan berkata kepada para panglima tentara, yang ikut berperang bersama-sama dengan dia: "Marilah dekat, taruhlah kakimu ke atas TENGKUK raja-raja ini." Maka datanglah mereka dekat dan menaruh kakinya ke atas TENGKUK raja-raja itu.

Bukankah raja2 ini sudah ditangkap dan otomatis dinyatakan kalah perang? Ternyata belum sepenuhnya sah secara legal. Sebab itulah Joshua memanggil pasukan dan panglima tentara untuk meletakkan kaki mereka ke atas tengkuk/leher belakang raja2 ini sebagai lambang raja2 ini SUDAH DITAKLUKKAN. Saat PEMIMPIN suatu kota/ daerah/bangsa ditaklukkan, maka seluruh kota/daerah/bangsa tsb ditaklukkan.

TENGKUK adalah bagian dari leher. Kerah adalah bagian dari baju untuk leher. Oleh sebab itu, kerah di bagian jubah melambangkan KEPEMIMPINAN.

Roma 16:4
Mereka telah mempertaruhkan NYAWA NYA untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi.

Di terjemahan lain:

Romans 16:4
Who have for my life laid down their own NECKs: unto whom not only I give thanks, but also all the churches of the Gentiles.

Neck = leher.

Mengapa tidak disebutkan 'Mereka telah meletakkan kepala mereka?' Karena kepala adalah Kristus sendiri. Sedangkan pemimpin2 adalah leher yg menopang pekerjaanNya di dunia ini.

Kepemimpinan macam apa yg Tuhan mau ada dalam hidup saudara? Itu dapat diwujudkan dalam kerah jubah saudara. Bukan kepemimpinan yg kaku, angkuh dsb.

2. Pundak/bahu

Pundak/bahu di bagian jubah melambangkan KEKUATAN MENANGGUNG BEBAN & TANGGUNG JAWAB.

Apa dasar firmanNya?

Keluaran 28:9-10, 12
Haruslah kauambil dua permata krisopras dan mengukirkan nama para anak Israel pada permata itu, enam dari nama mereka itu pada permata yang pertama dan keenam nama lagi pada permata yang kedua, menurut urutan kelahirannya. Kemudian haruslah kautaruh kedua permata itu pada kedua tutup BAHU baju efod sebagai permata peringatan untuk mengingat orang Israel; maka ke hadapan Tuhan haruslah Harun membawa nama mereka di atas kedua tutup BAHUnya menjadi tanda peringatan.

Mengapa kedua permata yg terukir nama 12 suku Israel ini diletakkan di bahu imam besar? Sebab Tuhan telah memutuskan bahwa adalah TANGGUNG JAWAB imam besar untuk MENANGGUNG bangsa Israel & bertanggung jawab menjadi pendamai bagi bangsa itu.

Bilangan 7:9
Tetapi kepada bani Kehat tidak diberikannya apa-apa, karena pekerjaan mereka ialah mengurus barang-barang kudus, yang harus diangkat di atas BAHUnya.

Mengapa tidak diperbolehkan bani Kehat mengangkut barang2 kudus dengan digotong atau dijinjing dsb nya? Sebab sudah menjadi TUGAS, TANGGUNG JAWAB, pekerjaan & panggilan bani Kehat untuk mengurus barang-barang kudus Tuhan.
Pernah dengar: 'Memikul tanggung jawab'? Diperlukan bahu atau pundak untuk memikul.

Bilangan 11:14
Aku seorang diri tidak dapat MEMIKUL TANGGUNG JAWAB atas seluruh bangsa ini, sebab terlalu berat bagiku.

Ulangan 1:12
Tetapi bagaimana seorang diri aku dapat MEMIKUL TANGGUNG JAWAB atas kesusahanmu, atas BEBANmu dan perkaramu?

Matius 8:17
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang MEMIKUL kelemahan kita dan MENANGGUNG penyakit kita."

Bagaimana dengan 'tanda pangkat' yang ditunjukkan di bahu jubah? Di dunia militer, selain di dada, kepangkatan memang juga ditunjukkan di pundak/bahu. Secara pribadi, saya tidak berani meletakkan tanda pangkat seperti bintang (daud) di pundak/bahu, sebab di saat yg sama, si pemakai jubah tsb sedang mendeklarasikan dirinya bahwa ia adalah seorang jenderal berbintang. Biarlah pengakuan & peninggian datangnya dari Tuhan sendiri. Dan saya percaya, Tuhan memilki cara2Nya sendiri dalam meninggikan hambaNya. Dan lagi:

Amsal 27:2
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.

Alasan lain.... dengan meletakkan tanda pangkat berupa bintang (daud) di bahu yg menunjukkan si pemakai jubah adalah seorang jenderal berbintang, iblis akan menuntut dan menampi orang tsb sebagai seorang jenderal.

Sanggupkah bersikap, berlaku dan hidup seperti seorang jenderal setiap saat? Kalaupun betul Tuhan menyatakan/mewahyukan kepada orang tsb bahwa ia adalah seorang jenderal, secara pribadi saya menyarankan biarlah itu menjadi rahasia org tsb dan Tuhan. Saya sudah melihat banyak jenderal2 besar dan tidak ada satupun dari beliau2 yg menunjukkan kepangkatan mereka di bahu mereka, sebab bukan kepangkatan yg menjadi perhatian mereka, melainkan pengenalan akan Tuhan & perkenananNya, dan bagaimana menyelesaikan TANGGUNG JAWAB yg Tuhan percayakan dalam hidup mereka.

3. Lengan

Lengan di bagian jubah melambangkan KEKUATAN, seperti tertulis di Alkitab:

Ulangan 9:29
Bukankah mereka itu umat milik-Mu sendiri, yang Kaubawa keluar dengan KEKUATAN-Mu yang besar dan dengan LENGAN-Mu yang teracung?"

Mazmur 89:11
Engkaulah yang meremukkan Rahab seperti orang terbunuh, dengan LENGAN-Mu yang KUAT Engkau telah mencerai-beraikan musuh-Mu.

Yeremia 32:17
Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan KEKUATAN-Mu yang besar dan dengan LENGAN-Mu yang terentang. Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk-Mu!

2 Samuel 22:33-35
Allah, Dialah yang menjadi tempat pengungsianku yang kuat dan membuat jalanku rata; yang membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit;
yang mengajar tanganku berperang, sehingga LENGANku dapat melengkungkan busur tembaga.

Diperlukan KEKUATAN untuk melengkungkan busur yang terbuat dari tembaga.
Bukankah dalam struktur tubuh manusia, lengan adalah bagian dimana saat manusia latihan beban, menjadi kuat? Latihan angkat dumbell itu memperkuat otot LENGAN.

Apa itu kekuatan? Kekuatan bukanlah sekedar power hebat seperti yang ada di benak kita. Karena sumber kekuatan itu adalah Tuhan sendiri, sebab itu kekuatan yg dimaksud di sini adalah:

* kapasitas melakukan dengan efektif.
* jumlah kerja yg dapat diselesaikan dalam waktu tertentu..

Mari perhatikan kata: EFEKTIF dan KERJA YANG DAPAT DISELESAIKAN dlm waktu tertentu. Banyak yang bekerja sampai 'membanting tulang', atau 'memeras keringat' dan sebagainya. Tapi pekerjaan yang dilakukan TIDAK EFEKTIF sehingga hasilnya pun tidak maksimal. Bukankah di akhir daripada akhir jaman ini KITA HARUS SANGAT EFEKTIF?

-> Apa yang menjadi kekuatan dalam hidupmu dan saudara mau itu dinyatakan dalam jubah? <-

Misal ada yang mengerti bahwa kekuatan yang Tuhan sudah berikan atau mau ada dalam hidupnya adalah kelembutan. Menjadi lemah lembut adalah kekuatannya. Jadi, pergunakanlah warna merah muda di lengan.

Atau mungkin ada yang mendapat perintah dariNya untuk mendeklarasikan bahwa Tuhan memberikan cinta sebagai kekuatan di dalam dirinya, sehingga cinta berupa motif hati atau warna merah dapat diwujudkan di bagian lengan jubah.

4. Manset/tangan

Tangan di bagian jubah melambangkan KEKUATAN BEKERJA, HASIL PERBUATAN, HASIL PEKERJAAN.

Apa dasar firmannya?

Mazmur 128:2
Apabila engkau memakan HASIL jerih payah TANGANmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

Amsal 31:16
Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari HASIL TANGANnya kebun anggur ditanaminya.

-> HASIL yang seperti apa yang saudara tahu menjadi destiny/panggilan hidupmu yang saudara mau dideklarasikan lewat jubahmu? <-

-> Atau faktor apakah yg saudara tahu Tuhan mau saudara miliki agar saudara MENGHASILKAN, agar saudara BERHASIL dalam pekerjaan tanganmu? Apakah diperlukan KETEPATAN maka menggunakan ANAK PANAH yg adalah lambang ketepatan? Apakah diperlukan PASSION maka menggunakan API? <-

Apakah adalah menjadi bagian/jatahmu untuk menjarah jiwa-jiwa bagiNya? Atau membawa masuk kekayaan bagi pekerjaan Tuhan? Ini semua dapat diwujudkan ke dalam jubah.

Ada amat sangat banyak detail warna, bentuk, corak maupun variasi yang ada di sekeliling kita untuk digunakan menjadi bagian jubah kita. Tapi diperlukan KETEPATAN dan KETAATAN untuk mewujudkannya. Alangkah luar biasanya jika kita mengenakan jubah DALAM KETEPATAN. Sebab itu, SELALU TANYA TUHAN untuk setiap detail jubah saudara. Tanya Tuhan untuk design nya, jenis bahan/kain, beli di mana, membuat di siapa, menjahit di mana, kapan membuatnya dan sebagainya.

Sebab banyak yang melihat jubah tidak lebih dari sebuah pakaian biasa untuk dikenakan dan selesai.
Juga lakukan, pilih dengan PENGERTIAN. Semua pengertian yang saya ketahui tentang jubah sudah dibahas di sini. Tapi sumber pengertian yang utama adalah Tuhan sendiri.

Ini bukan tentang bagus dan ingin memiliki semua yang ajaib ada di jubah saudara. Sebab setiap hal, detail dan pengertian yang saudara masukkan ke dalam jubahmu, itu diperlukan BAYAR HARGA. Saudara beriman bahwa saudara memiliki kemampuan menjarah kekayaan bagi Kerajaan Allah? Saudara beriman memiliki mujizat kesembuhan? Apakah saudara sanggup membayar harganya?

Mari membuat jubah BUKAN berdasarkan apa yang kita mau, BUKAN karena apa yang kita anggap bagus. Melainkan APA YANG MENJADI KEINGINAN TUHAN, APA YANG DIA MAU ADA DI JUBAH SAUDARA.

Saya masih ingat bagaimana saya memiliki passion yang dalam untuk membuat jubah dan saya membayar harga untuk setiap jubah saya dengan TENAGA, WAKTU, UANG, AIR MATA, PROSES PEMBENTUKAN yang ada dalam membuat jubah. Saya sampai menginap di tukang jahit saat membuat jubah saya dan jubah tuan saya, karena saya sadar diperlukan yang namanya MENGAWAL untuk sebuah jubah JADI DALAM KETEPATAN. Diperlukan DOA-DOA, PEPERANGAN. Saya doakan dan tumeni rumahnya, kawal tukang jahit saya dalam roh agar tidak kena sakit atau kecelakaan karena iblis tahu yang sedang dibuat adalah jubah yang sifatnya ilahi.

Doa-doa diperlukan juga agar saudara dapat menjelaskan ke tukang jahit dan tukang jahit dapat mewujudkan dengan tepat dari gambar design menjadi jubah.
Membuat jubah adalah sebuah PERJALANAN.
BUKAN HASIL jubahnya yg penting dan yang dilihat Tuhan, melainkan PERJALANAN bersama Tuhan dalam proses pembuatan jubah itu.
Saya berdoa apa yang sudah kita pelajari ini memperkaya pengertian kita lebih lagi betapa ajaibnya jubah-jubah yg Dia sudah sediakan bagi saudara dan saya. Mari ingini, hargai, dan lakukan dengan pengertian.

GBU.

Sabtu, 02 April 2016

KUASA KEBANGKITAN KRISTUS MELALUI ROH KUDUS

Seri Kotbah Roh Kudus
Minggu, 27 Maret 2016 (Ibadah Raya) JKI Holy Glory Church Makasih - Makassar full of love

Pdt. Joseph Hendrik Gomulya

"Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru."[Roma 6:4 TB]

Dengan kuasa kebangkitan KRISTUS oleh Roh-Nya, oleh Roh Kudus yang membangkitkan tubuh KRISTUS sehingga kita juga akan hidup dalam hidup yang baru.

Kita semua mengalami hidup yang baru oleh karena kuasa dari Roh Kudus. Itu adalah Paskah yang sesungguhnya bahwa kuasa kebangkitan itu ada didalam setiap kita bukan cuma sekali tetapi seumur hidup kita berjalan dalam kuasa Roh Kudus.

Gereja ini diutus ke-setiap kota-kota kristen agar semua anak-anak Tuhan bisa mengalami kuasa Roh Kudus, kenapa? Bukannya mereka sudah Kristen? Sesungguhnya memang mereka Kristen karena dari keturunannya (orangtua) tetapi mereka belum hidup baru karena mereka belum mengenal, belum mengalami perjumpaan dengan TUHAN, dan belum mengalami kuasa dari Roh Kudus. Seperti di Amerika Serikat dan di Eropa mereka mengalami lawatan TUHAN 200 tahun yang lalu dan sekarang sudah sampai generasi yang ketiga tetapi tidak mengalami HIDUP BARU.

Kekristenan bukan lahir karena Agama, tetapi berbicara tentang membangun hubungan sampai berjumpa dengan Firman yang hidup, Allah yang hidup, mengalami kuasa Roh Kudus melalui Firman-Nya yang hidup didalam kita melalui Roh-Nya yang dianugerahkan kepada kita sampai kita merasakan DIA ada.

Melalui kuasa kebangkitan TUHAN kita menjadi sama seperti KRISTUS yang sudah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kuasa Roh Kudus yang memberi kita hidup dalam hidup yang baru.

Seperti Rasul Paulus yang awalnya seorang pembunuh, ketika mengalami perjumpaan dengan TUHAN dalam perjalanannya ke Damsyik hidupnya berubah dan hidupnya tidak pernah sama lagi karena KRISTUS oleh Roh Kudus menjumpai dan mengurapinya.

Hidup yang baik dan hidup yang baru itu 2 hal yang berbeda, hidup yang baik itu bisa dan biasa dilakukan didalam praktek keagamaan tetapi hidup yang baru hanya bisa dilakukan oleh TUHAN.

Jangan pernah membuat hidup kita dengan TUHAN itu hanya sekedar, karena DIA TUHAN (Pribadi Allah) yang hidup, Roh Kudus itu hidup, Roh Kudus/Roh Allah yang menciptakan seluruh alam semesta. Penciptaan itu terjadi karena kuasa Roh Allah.

Tetapi ini yang dialami oleh kota-kota Kristen dulunya dan sekarang bisa kita lihat dampaknya melalui generasi ketiga yang ada sekarang. Seperti kisah kebangunan rohani di Azusa street tahun 1906 mereka awalnya mengalami perjumpaan dengan TUHAN tetapi tidak berlangsung lama karena itu hanya cukup untuk mereka, mereka tidak membawa anak-anak mereka walaupun mereka membawa anak-anak mereka ke Gereja tetapi tidak mendoakan anak-anak mereka untuk bisa mengalami perjumpaan dengan TUHAN dan mengalami Roh Kudus. Itulah yang menjadi penyebab kenapa di Amerika Serikat sekarang 40% penduduknya animisme, di Eropa bahkan mencapai 70 % padahal di sebelumnya di Eropa tepatnya di Wales tahun 1904 juga terjadi kebangunan rohani yang dahsyat, kenapa? Karena tidak pernah ditularkan kepada anak-anak mereka untuk mengalami TUHAN sendiri.

KENAPA YESUS HARUS MATI DAN DIBANGKITKAN?

Apabila berbicara tentang pribadi TUHAN adalah Roh yang sama dalam wujud tubuh yaitu Roh Kudus dalam YESUS KRISTUS yang disalibkan, mati dan kemudian bangkit. Makanya Yesus berkata:

Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.[Yohanes 16:7 TB]

Karena Roh yang sama, Roh Kudus tinggal didalam YESUS. Jadi DIA mati untuk menebus dosa setiap kita agar setiap orang diselamatkan tetapi bukan hanya diselamatkan tetapi Roh-Nya didalam kita membaptis, mematerai, menghidupkan dan memberi kita kesanggupan untuk hidup dalam kebenaran.

Jangan hanya mengajak keluarga anda setiap minggu ke Gereja tetapi tidak mengalami apa-apa dan sepanjang minggu tidak diajak rutin untuk berdoa.

Mengenal Allah adalah warisan yang terbaik yang bisa kita wariskan kepada anak-anak kita sehingga masa depan dan hidup mereka sungguh-sungguh dijamin oleh TUHAN.
____________________________________

Tambahan: Ijinkan saya mensharingkan ini diluar yang disampaikan oleh Bapak Gembala saya agar bapak dan ibu yang membaca tulisan di blog ini mempunyai pengertian yang lain arti dari kata Warisan diatas:

INHERITANCE (terjemahan Indonesia: warisan)
secara fisik anak akan mewarisi GEN orang tuanya: warna kulit, bentuk rambut, warna mata, dll

secara jiwa,: pikiran-perasaan-tabiat orang tua akan menurun ke anaknya

secara rohani ada hal-hal yang akan diturunkan kepada anak-anak rohani, walau orang tua rohani tersebut belum mati.

HEIR (terjemahan Indonesia warisan)
perpindahan sesuatu (harta, properti, hak) dari seseorang yang SUDAH meninggal kepada yang masih hidup. biasanya ditulis dalam testament (wasiat)
____________________________________

Mari mendorong anak-anak kita sejak mereka kecil jangan hanya menjadi Kristen yang biasa tetapi menjadi anak yang mengenal dan mengalami TUHANnya.

[Matius 14:25-31 TB]

Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. [Matius 14:25 TB]

Ketika membaca ayat ini Roh Kudus berkata dihati Pak Hendrik tentang mengapa ketika prosesi pemindahan/ pengangkatan Replika Tabut TUHAN dengan diarak menjelang Jumat Agung secara Prophetik di-jam 3 pagi bukan di-siang atau sore hari karena Iman dikota Makasih (dulunya Makassar) belum bisa menerima hal yang seperti itu, mereka akan berpikir kita ini mungkin mencontoh penyembahan berhala padahal sebenarnya Iblis yang banyak mencontoh pekerjaan TUHAN. Prosesi diatas dilaksanakan dengan pengertian kita menghormati Hadirat TUHAN (tidak dengan menyembahnya) Dimana di Perjanjian Lama, Ketika Tuhan membatasi manifestasi hadirat-Nya, yaitu cuma ada di tempat-tempat tertentu. Contohnya: di ruang Maha Kudus Tabernakel Musa, di Bait Allah, dan di atas Tabut perjanjian dengan IMAM Lewi sebagai perantara yang diberi tugas untuk menyampaikan doa-doa Umat Israel yang kemudian di-genapi oleh TUHAN YESUS lewat kematian-Nya (Tabit Bait Allah terbelah dua) dan kebangkitkan-Nya Hadirat-Nya sekarang diam didalam setiap kita oleh Roh Kudus sehingga sekarang setiap kita sekarang bisa mengundang hadirat-Nya setiap saat tanpa perantara IMAM Lewi lagi. (Tabut adalah lambang kehadiran YESUS di Perjanjian Lama)

Ini seperti bagaimana cara YESUS ketika menyembuhkan orang buta yang sudah buta sejak lahirnya di [Yohanes 9:6-7 TB] yang kelihatan sedikit aneh/ribet, kenapa tidak langsung seperti ketika menyembuhkan bartimeus yang juga buta sejak lahirnya [Markus 10:46-52] tetapi YESUS malah meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya: “Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam.” Siloam artinya: “Yang diutus.” Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. Kenapa harus sampai keluar kota, ke-kolam Siloam?

Kenapa TUHAN melakukan yang seperti itu? Karena Iman orang dikota itu belum bisa menerima bagaimana cara TUHAN menyembuhkan.

Cara TUHAN menyembuhkan/menolong kita itu tidak pernah terprogram seperti caranya menyembuhkan orang buta menyembuhkan orang kadangkala dengan menempelkan dan menjamah matanya, di-olesi minyak dan seperti yang diceritakan diatas diludahi. Bahkan tidak semua orang yang bisa/mau DIA sembuhkan seperti ketika YESUS berada di Kolam Betesda dekat serambi Salomo [Yohanes 5:1-9], DIA hanya menemui satu orang lumpuh yang sudah 38 tahun lamanya sakit, orang yang belum DIA kenal sebelumnya, orang yang sebenarnya mengharapkan ada orang yang mengangkatnya kedalam kolam ketika kolam itu berguncang. Tetapi YESUS cuma bertanya "maukah engkau sembuh?" kemudian sembuh dan setelah itu YESUS langsung menghilang meninggalkan sejumlah besar orang sakit yang berada disitu. (Kolam Betesda memiliki 5 serambi yang semuanya selalu penuh oleh orang sakit yang menanti goncangan air untuk disembuhkan)
Kenapa bisa seperti itu? kenapa YESUS tidak menyembuhkan yang lainnya? Karena DIA mengikuti kehendak BAPA, DIA mendengarkan apa kata Roh Kudus.

Pertanyaan selanjutnya kenapa YESUS harus berjalan diatas air jam 3 pagi? Kenapa DIA tidak langsung saja ke ujung untuk menjumpai murid-murid-Nya? YESUS ingin berkata kepada setiap kita bahwa didalam malam-malam kehidupan kita, disaat yang paling kelam YESUS ingin berkata bahwa DIA akan selalu bersama-sama dengan kita, menyertai kita didalam kemulian perjalanan kita sampai rencana TUHAN atas hidup kita, sampai rencana TUHAN atas kota dimana kita berada (Makasih), rencana TUHAN atas bangsa kita Indonesia digenapi. Mari kita tetap setia dengan TUHAN karena kita tidak sendiri ada kemulian-Nya bersama kita.

Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut.
[Matius 14:26 TB]

Kenapa mereka bisa berkata "itu hantu!"? Padahal yang datang adalah TUHAN dalam kemulian-Nya, dalam keIlahian-Nya berjalan diatas air...

Karena mata mereka masih tertutup, karena pemikiran mereka hanya hantu yang bisa berjalan diatas air. Itulah batas pengetahuan yang mereka pahami, mereka kenal YESUS sebatas penyembuh, nabi, dan mereka tidak pernah bisa berpikir bahwa YESUS adalah TUHAN yang bisa berjalan diatas air dan ketika pada akhirnya mereka menyadari bahwa itu YESUS, mereka kemudian menyembah-Nya dan berkata sesungguhnya ENGKAU adalah Anak Allah.

Jadi Pewahyuan terjadi ketika Firman diterima, kita mendapatkan Rhema dan selubung di mata kita dibukakan, kita bisa melihat TUHAN.

Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” [Matius 14:27 TB]

Ketika hidup kita jauh dari TUHAN hidup kita akan selalu penuh ketakutan dan pasti jatuh ketika ada gelombang. Tetapi ketika kita mau percaya dan tidak takut karena ada TUHAN beserta kita melalui Firman-Nya didalam hidup kita, kita bisa berdiri diatas gelombang dan ditengah badai bergelora sekalipun. Karena Berdiri ditempat yang datar dan tenang itu biasa semua orang pasti bisa.

Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!”
[Matius 14:28-30 TB]

Firman Tuhan diterima oleh seluruh murid-murid YESUS tetapi yang menangkap itu hanya Petrus karena yang seharusnya yang berjalan diatas air bukan hanya Petrus tetapi semua murid-murid-Nya dan ini yang sedang terjadi akhir-akhir ini di Gereja-gereja TUHAN.
Setiap orang datang beribadah, mendengar, dan mendapatkan benih melalui Firman TUHAN tetapi tidak ada aplikasi atas Firman itu didalam hidup. Pewahyuan yang sebenarnya ialah ketika kita menjadi pelaku-pelaku Firman-Nya melalui Rhema yang kita dapatkan melalui Firman-Nya.

TUHAN ingin kita berjalan diatas air dan berjalan diatas badai dan melewatinya sebagai pemenang. Badai berbicara tentang banyak hal: (badai keluarga, badai keuangan, badai dalam bisnis, badai dalam pekerjaan, badai dalam pernikahan).

Kita tidak bisa menghindari badai didalam hidup kita, jangan berkata dengan ikut YESUS tidak ada badai karena YESUS juga mengalami badai tetapi DIA bisa tertidur diatas perahu ditengah badai bergelombang. Jangan pernah sebagai akibat keadaan apapun mempengaruhi Iman kita, mempengaruhi hubungan kita dengan TUHAN, mempengaruhi damai sejahtera kita karena TUHAN selalu menyertai dan melindungi kita. Ketika mata kita selalu fokus tertuju kepada YESUS tanpa menghiraukan lagi keadaan disekitar kita, waktu kita melakukan Firman, tanpa kita sadari kita sedang berjalan diatas mujizat TUHAN dan kita tidak takut lagi akan badai itu karena Firman yang kita dengarkan, ada YESUS yang didepan, bersama kita dan menjadi jaminan kita bahkan ketika keadaan belum berubah sekalipun.

Kita adalah anak-anak Allah dengan identitas baru yang diberikan sehingha kita punya otoritas lebih daripada manusia biasa tetapi jangan hanya dijadikan slogan tetapi kehidupan yang harus kita hidupi.

Sekarang TUHAN ada didepan kita biarkan hidup kita selalu dipimpin oleh TUHAN, kita hanya mau mendengarkan dan berjalan dengan apa yang TUHAN katakan, apa yang TUHAN perintahkan. Walaupun kadang kelihatan aneh dan diluar logika manusia tetapi mari biasakan diri kita dengan hal itu karena itu Firman. Karena justru apa yang kadang tidak sesuai dengan Firman itu yang dibuat oleh orang. Contohnya: Paskah sekarang identik dengan telur Paskah yang tidak ada dasar Firmannya, tetapi itu yang dipercayai.

Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”
[Matius 14:31 TB]

Kenapa orang kadang bimbang? Karena kurang percaya walaupun rajin beribadah ke-Gereja, karena belum mengalami perjumpaan dengan TUHAN. Karena apabila kita mengenal siapa TUHAN kita dan bergaul dengan-Nya setiap hari, setiap kali kita bimbang, kita tidak akan dibuat bimbang oleh TUHAN karena kebimbangan bukan dari TUHAN.

Kita tidak selamanya berjalan ditempat yang datar, kadang TUHAN ijinkan kita untuk berjalan didalam badai tetapi TUHAN berjanji berjalan diatas badai menyertai kita.

Seperti Musa yang diperintahkan TUHAN untuk membawa 2,5 juta umat Israel keluar dari mesir tetapi ketika didepan mereka ada laut sementara dibelakang mereka Firaun dengan sangat banyak pasukannya mengejar mereka. Tetapi Musa tetap percaya kepada TUHAN dan ketika menerima Firman dari TUHAN, lautan itu mereka belah dengan tongkat dan mereka menyeberanginya. Mari memegang Firman TUHAN, karena Firman tidak pernah gagal, berdoa dan tangkap setiap Rhema dari Firman TUHAN karena DIA yang menjamin hidup setiap kita.

Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.[Keluaran 14:16 TB]

Tongkat berbicara pengurapan Roh Kudus, ketaatan menghasilkan mujizat. Jadi ketika TUHAN menyuruh kita sesuatu maka kita akan mengalami tetapi kalau kita tidak pernah mencobanya kita tidak akan pernah mengetahui, mengalami dan kita tidak pernah mengerti bagaimana kuasa TUHAN bekerja (seperti ketika sakit kita berdoa Didalam Nama Yesus dan sembuh, begitu juga ketika kita mendoakan orang yang lagi sakit).

Kekristenan adalah relationship/hubungan mengenal Allah kita. Ada 2,5 juta umat Israel yang keluar dari tanah Mesir dan mereka sudah melihat banyak mujizat tetapi dari 2,5 juta umat Israel itu yang masuk kecuali Yosua dan Kaleb yang masuk tanah kanaan cuma anak-anak mereka.

Mengalami mujizat TUHAN melalui orang lain tidak membuat pondasi didalam kekristenan kita.

Contoh: ketika kita sakit jangan terlalu bergantung kepada Hamba Tuhan untuk mendoakan agar diberi kesembuhan. Tetapi belajar untuk mengalami sendiri kuasa Doa, karena ketika mengalami sendiri kuasa TUHAN kita sembuh bahkan kita bisa mendoakan dan menyembuhkan orang lain.

Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak! Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.” Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
[1 Korintus 6:15-20 TB]

Kita menjadi satu Roh dengan Roh Kudus, dosa yang lain terjadi diluar tubuh tetapi percabulan itu terjadi didalam tubuh. Tubuh kita adalah bait Roh Kudus, tubuh kita adalah rumah daripada Roh Allah, rumah daripada YESUS sendiri, rumah dari penciptaan (Roh Kudus yang menciptakan alam semesta). Yang memiliki rumah ialah siapa yang membayar, siapa yang memiliki, siapa yang memiliki hak legal atas rumah itu. Setiap rumah mencerminkan identitas daripada pemiliknya, karena itu setiap rumah berbeda-beda. Apa yang terjadi didalam hidup kita adalah identitas tentang siapa yang ada didalam kita.

Disetiap perjamuan Kudus Firman TUHAN berbicara "Aku tinggal didalammu" DIA diam didalam setiap kita.

Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
[1 Korintus 6:19-20 TB]

Sering kali kita berpikir seperti kita belum mengenal KRISTUS. sewaktu kita belum mengenal KRISTUS kita berjalan seakan-akan bahwa hidup kita (tubuh, jiwa dan roh) adalah milik kita, yang memimpin adalah jiwa kita didepan. (Jiwa = pikiran, perasaan dan kehendak) tetapi ketika kita didalam KRISTUS, hidup kita sudah ditebus dengan Darah yang mahal, hidup kita bukan hidup kita lagi tetapi milik KRISTUS yang berdiam didalam kita. Jadi wadah/tubuh ini adalah milik KRISTUS, yang berdiam didalam kita, didalam roh kita, Roh-Nya menyatu dwngan roh kita.

Kehadiran TUHAN didalam hidup kita harus memberi Impact pada rumah-Nya. Dosa yang lain terjadi diluar tubuh tetapi perzinahan, percabulan, hubungan suami-istri sebel pernikahan itu membuat terjadi didalam tubuh.

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
[Ibrani 11:6 TB]

TUBUH KITA ADALAH BAIT-NYA

Tubuh kita adalah bait-Nya karena ada Allah didalam kita dan mari hidupi itu dengan Firman bukan dengan logika kita. Terima Firman-Nya dengan Roh dan Iman kita. Hidup tanpa iman tidak berkenan dihadapan Allah.Allah memberi upah kepada yang sungguh-sungguh mencari DIA bukan hanya sebatas didalam ibadah tetapi seperti orang yang mencari Mutiara yang tidak ternilai harganya sehingga dia terus menggali sampai dia menemukan mutiara yang tidak ternilai harganya itu.

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
[1 Korintus 3:16 TB]

Roh yang sama pada YESUS di-bumi ini didalam tubuh manusia dalam keIlahian-Nya. Roh yang sama diam didalam kita. Roh KRISTUS diam didalam kita sewaktu kita mengalami dan berjalan bersama-Nya setiap hari.

Karena kita menyadari KRISTUS ada didalam kita itulah yang membuat kita bisa menjauhi perzinahan atau berpikir untuk berzinah.

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
[Markus 16:17-18 TB]

Kuasa Roh Allah itu dinyatakan sewaktu kita didalam KRISTUS dan mengalami-Nya.

Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.
[Hosea 4:6 TB]

Amen!

Jurnalist: Untung Bongga Karua

JEJAK-JEJAK KAKI TUHAN DI-SOE


By Jermia Manu

KEGERAKAN KEBANGUNAN ROHANI BESAR

Jumlah umat Tuhan di Timor Tengah Selatan (TTS) setelah Perang Dunia II melonjak pesat menjadi 80.000 jiwa. Hasil ini belum membuat Tuhan Yesus puas, karena Dia menghendaki supaya semuanya diselamatkan dan tak seorang pun yang binasa. Untuk melanjutkan karya keselamatan-Nya di TTS dengan melakukan kegerakan yang lebih besar lagi, Bapa di surga mengirimkan beberapa hamba-Nya untuk “mempersiapkan jalan” bagi-Nya.

“Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran…” (Yes 40:3-4).

Hamba-hamba Tuhan yang diutus untuk mempersiapkan jalan bagiNya antara lain adalah Johanes Amos Ratuwalu, tim pelayanan dari YPPII Batu-Malang dan Mr. Chen.
Johanes Amos Ratuwalu, anak seorang pendeta yang bernama Joseph Ratuwalu. Tahun 1963 dari desa Sulamu, dipindahkan ke pulau Semau sebagai Kepala Sekolah Rakyat (saat itu J.A Ratuwalu berumur 32 tahun). Di daerah ini, Ratuwalu mengalami suatu pengalaman rohani yang membuat dirinya melayani Tuhan dan dikenal banyak orang. Suatu ketika dengan dorongan roh Kudus, dia berbicara kepada Tuhan, “Jika Tuhan ingin memakai saya, berikan tanda sebagai berikut, yaitu jikalah ada seorang buta yang meminta untuk didoakan, buatlah dia menjadi sembuh.” Dua tiga hari kemudian Tuhan jawab doanya. Kejadian ini mengubah pekerjaannya dari seorang guru menjadi pengajar Injil. Perjalanan pelayanan mereka selanjutnya selalu disertai dengan tanda-tanda berupa kesembuhan-kesembuhan ajaib yang terjadi. Pertama kali melayani di sekitar kota Kupang, selanjutnya hingga seluruh pelosok pulau Timor hingga ke seluruh NTT.

Pelayanan kesembuhan yang dilakukan telah berhasil menarik banyak orang untuk menghadiri kebaktian-kebaktian yang diadakan. Pernah suatu kali ketika dia melayani di pulau Alor di desa Apui, seorang yang mati dibangkitkan oleh Tuhan Yesus. Bapa di surga memakai gerakan kesembuhan itu untuk membawa banyak orang kepada pertobatan, tetapi akhirnya justru kesembuhan itu sendirilah yang lebih diutamakan dalam kotbah yang disampaikan oleh J.A Ratuwalu daripada pertobatan. Akhirnya “Gerakan Kesembuhan” J.A Ratuwalu harus berakhir karena wanita, uang dan kesombongan. Ratuwalu menceraikan istrinya dan menikah untuk kedua kalinya walaupun istri pertamanya masih hidup.

Kemudian didirikannyalah YPPII (Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia) oleh Petrus Oktavianus, dalam setiap kotbah yang disampaikan oleh mereka menitikberatkan pada pertobatan, kekudusan dan pekerjaan Roh Kudus. Tema ini menimbulkan banyak pertanyaan lain dalam diri setiap orang yang hadir, yaitu “Mengapa di dalam GMIT, Roh Kudus tidak bekerja?” Beberapa saat kemudian, pertanyaan tersebut mendapatkan jawabannya ketika terjadi kebangunan rohani yang besar di TTS, yang akhirnya tercatat sebagai salah satu Kegerakan Rohani yang terbesar di dalam sejarah. Tetapi sayangnya banyak orang yang tidak mau menerimanya dan tidak mau mengakuinya. Firman Tuhan yang disampaikan dengan urapan Roh Kudus tersebut seperti mata bajak besi yang sedang “bekarja” mengolah tanah, mengeluarkan batu, menghancurkan tanah yang keras dan menjadikan lahan tersebut siap untuk ditanami benih unggul… benih ilahi yang hidup. Firman Tuhan yang hidup itu “menusuk” sangat dalam, pada setiap jemaat yang hadir sehingga mata hati mereka menjadi terang lalu menyadari dosa-dosanya. Banyak orang yang kemudian menjadi pengikut Yesus. Juga banyak le'u-le'u yang diserahkan untuk dibakar dalam setiap pelayanan mereka. Le'u-le'u adalah sejenis jimat. Pelayanan yang diurapi Roh Kudus selalu disertai oleh tanda-tanda ajaib/ mukjizat.
(Mat 16:17-18) Penyertaan Roh Kudus di dalam pelayanan hamba Tuhan sangat penting, sebab tanpa-Nya mereka tidak memiliki kuasa untuk menjadi saksi Tuhan Yesus. Pelayanan ini mengubah hati setiap orang yang mendengarkannya.

Kegerakan itu Sudah Dimulai (26 September 1965)

Sesuatu yang positif berasal dari Tuhan mulai terjadi di kota So'e, di mana beberapa orang yang mengaku mendengar “suara” dan mendapat “penglihatan”, lalu menceritakannya kepada pemimpin jemaat dan orang-orang yang berada di sekeliling mereka. Berikut ini beberapa kejadian yang menggemparkan yang terjadi menjelang kebangunan rohani besar itu.

Sekitar bulan Juni-Agustus 1965, Benyamin Manuain yang sedang berkotbah tentang seorang Samaria yang mengambil air di sumur Yakub, kemudian bertemu dengan Tuhan Yesus dan mereka bercakap-cakap (Yoh 4:1-42). Sementara kotbah berlangsung seorang wanita tertawa sambil memandang ke depan, dan ternyata dia melihat gambar di tembok persis seperti apa yang dikotbahkan, yakni seorang Samaria yang sedang mengambil air kemudian bercakap-cakap dengan Tuhan Yesus. Kejadian itu sangat aneh dan baru pertama kali terjadi. Sejak saat itu penduduk di sekitar daerah itu datang kepada pemimpin-pemimpin jemaat mereka mengaku bahwa mereka mendengar dan mendapat penglihatan, yang mana memerintahkan dan menghendaki mereka untuk menyerahkan le'u-le'u dan ikat pinggang yang mereka kenakan untuk diserahkan kepada pemimpin jemaat dan selanjutnya dibakar.

Suara-suara yang mereka dengar itu mengetahui semua yang tersembunyi baik di dalam hati, perbuatan maupun pikiran mereka.
Puncak kegerakan itu terjadi pada saat kebaktian di gereja Maranatha pada tanggal 26 September 1965 yang dimulai sejak pukul 16.00 dan kemudian berakhir pada pukul 23.00 yang dipimpin oleh Pendeta Benyamin Manuain. Sore itu banyak sekali pemuda dan pemudi So'e yang hadir memenuhi ruang kebaktian. Mereka mendengarkan kesaksian seorang yang bernama Nahor Leo, dia menceritakan ketika dia tidur siang dan masih dalam keadaan terlelap, ia melihat ada seseorang yang mendatanginya. Orang itu menanyakan le'u-le'u yang disimpan oleh Nahor lalu memerintahkannya untuk dikeluarkan dan dibakar. Nahor menyangkalnya dengan mengatakan tidak ada, tapi terus didesak dan akhirnya ia mengeluarkan le'u-le'u tersebut yang disimpan di dalam sebuah peti. Kesaksian yang semula disampaikan dengan biasa-biasa saja oleh Nahor berkembang sesuai dengan pimpinan Roh Kudus menjadi suatu kebangunan rohani besar yang mengubah hidup banyak orang malam itu. Pernyataan nubuatan disampaikan dengan penuh urapan Roh Kudus. Akhirnya terjadilah suatu terobosan yang mencabut dan merubuhkan setiap kubu-kubu pertahanan di dalam pikiran manusia, kemudian menanam dan membangun di atas dasar yang baru, dasar yang kuat di mana alam maut tidak dapat menguasainya. Mereka telah mengakui dosanya dan dipulihkan oleh Tuhan. Di akhir kebaktian, Nahor mengundang mereka untuk menghadiri pertemuan yang akan diadakan keesokan harinya pada pukul 11.00 di tempat yang sama, karena Roh Kudus ada sesuatu yang ingin Tuhan sampaikan pada pertemuan kebaktian tanggal 27 September 1965. Pada keesokan harinya, diterima pernyataan bahwa semua orang harus hadir lagi pada tanggal 28 September, karena Tuhan akan menunjuk secara langsung orang-orang yang akan diutus untuk melayani ke tempat yang akan ditunjuk oleh Roh Kudus. Akhirnya terbentuklah “Tim Satu” kemudian Tim dua, Tim Tiga dan seterusnya hingga mencapai 75 tim, dengan anggota tim yang bervariasi antara 3 orang, 10 orang, hingga 20 orang. Semua yang tergabung dalam tim itu dipilih langsung oleh Roh Kudus.
Semua kejadian yang mereka alami selalu disampaikan pemimpin jemaat, tetapi sayang pemimpin jemaat pada saat itu tidak sempat mencatatnya, tetapi ada beberapa laporan yang masih sempat diingat.

Mujizat Yang Tuhan Lakukan
Ada beberapa laporan yang masuk, seperti:

1. Orang mati dibangkitkan.

Pada suatu kebaktian sedang dilakukan pengakuan iman rasuli dalam gereja yang sederhana, Nikodemus Nale tiba-tiba saja terjatuh dan langsung meninggal. Tetapi kejadian tersebut tidak diterima begitu saja oleh keluarganya. Menjelang pagi Nikodemus hidup kembali. Dalam kisah perjalanannya ke surga, dia melihat bahwa jalan-jalannya semua terbuat dari emas murni yang tembus pandang. Di “sana” tidak ada matahari dan bulan, tetapi terangnya melebihi benda-benda tersebut. Keadaan alamnya sangat indah dan tidak dapat dilukiskan. Setelah itu dia diperhadapkan pada seorang “Bapak” yang di atas kepala-Nya kelihatan seperti ada pelangi yang melingkarinya. “Bapak” tersebut ternyata membuka sebuah buku yang berisi tulisan mengenai dirinya dan ternyata berisi semua pelanggaran-pelanggaran yang pernah dilakukannya sejak kecil. Nikodemus mengakui semuanya termasuk mencampur perak dari bahan lain, karena ia adalah seorang pengrajin perak. “Bapak” tersebut mengatakan, “Engkau harus kembali untuk memberitahukan kepada anak-anakmu untuk hidup di dalam kasih sebab kasih itulah yang terutama, karena KASIH MENUTUPI BANYAK PELANGGARAN.” Keesokan paginya Nikodemus benar-benar “kembali” dan hidup. Lalu ia segera memanggil anak-anaknya dan menyampaikan pesan dari Tuhan untuk percaya kepadaNya dan hidup di dalam kasih. Kejadian itu mengubah tujuan hidupnya.
Seorang anak yang berumur dua tahun meninggal, dia adalah seorang anak dari Pendeta Liunome. Tujuan dari hal ini adalah agar istri pendeta itu bertobat dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan serta mengizinkan suaminya untuk pergi pelayanan bersama-sama dengan tim doa. Selesai menyampaikan pesan kepada istri pendeta ini Nona Kaci (anggota tim doa) menyampaikan pesan Tuhan “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi dalam nama Yesus orang Nazaret itu bangkitlah!!” Secara perlahan, anak itu mulai menggerakkan tangannya, membuka matanya, menggerakkan kakinya dan kemudian meminta minum. Melihat hal itu istri pendeta terharu dan menangis.
Sejak kejadian itu, setiap kali ada orang yang mati. Maka hal itu tidak begitu saja diterima oleh pihak keluarga, tetapi dilaporkan kepada tim doa untuk didoakan dengan harapan untuk dihidupkan lagi. Jika setelah didoakan masih belum juga hidup, barulah jenazah tersebut di kuburkan.

2. Air menjadi anggur.

Suatu hari Tuhan menyuruh Yakoba dan beberapa orang temannya untuk menyiapkan periuk tanah sebagai tempat penyimpanan air dan kemudian ditutup dengan kain putih. Tuhan menyuruh mereka untuk berdoa tiga hari tiga malam. Tuhan menyuruh mereka untuk menyediakan 12 botol untuk diisi penuh dan dibagi-bagikan kepada orang-orang yang akan ditunjuk oleh Tuhan Yesus. Botol yang mereka isi dengan anggur tersebut tidak habis-habis. Setiap kali selesai perjamuan, botol anggur tersebut selalu terisi penuh kembali hingga berkelimpahan. Tahun 1968, air menjadi anggur itu terjadi kembali dengan cara yang sama.
Pada tanggal 24 juni 2000, Peristiwa air menjadi anggur kembali terjadi di kampung Aman. Dengan dipimpin oleh Ibu Liufeto, mereka bersama-sama mendoakan air supaya berubah menjadi anggur yang akan digunakan untuk perjamuan kudus. Memang saat itu anggur yang berada dan dijual di kota So'e adalah anggur yang memiliki kadar alkohol tinggi sehingga gereja tidak mempunyai pilihan lain selain dari membeli anggur tersebut untuk dipergunakan dalam Perjamuan Kudus. Tuhan menyatakan kemuliaanNya. Tuhan mengubah air menjadi anggur di So'e ialah selain untuk menyatakan kemuliaan-Nya, juga karena Tuhan tidak menginginkan umat-Nya di So'e menggunakan anggur yang mempunyai kadar alkohol tinggi dalam perjamuan Kudus di gereja dan ini adalah suatu dugaan yang masuk akal.
Tuhan juga kemudian melakukan mujizat air menjadi anggur untuk yang ke 4-5 kalinya.

3. Panggilan melayani.

Banyak sekali orang yang datang dan mengaku bahwa mereka diperintahkan Tuhan Yesus untuk pergi melayani bersama-sama dengan nama-nama yang didengarnya dari Tuhan. Lalu, terbentuklah sebuah tim doa dan mereka diberi nomor urut oleh Y.M.E Daniel.

4. Menyebrangi Sungai.

Ketika dalam perjalanan pelayanan mereka harus melewati sebuah sungai yang sedang banjir, Tuhan Yesus memerintahkan untuk menyeberangi-nya saat itu juga. Saat mereka melakukannya banjir tersebut menjadi surut. Semakin mereka ke tengah, airnya semakin surut dan mereka akhirnya berhasil melewati sungai itu.

5. Tidak menjadi lapar.

Ada kejadian aneh yang terjadi pada waktu tim doa melayani di kampung Babuin. Makanan yang didapat pada hari itu adalah jagung titi sebanyak dua liter yang dimakan oleh 58 orang, dan ajaibnya setelah dimakan dengan pengucapan syukur mereka tidak merasa lapar selama sehari penuh. Pernah suatu hari masih di kampung itu juga, mereka makan bersama pada siang hari dengan makanan yang ada cuma satu bokor kecil nasi untuk dimakan kira-kira 100 orang. Setelah dimakan dengan pengucapan syukur, masih ada sisa makanan dan semua orang yang hadir di tempat itu menjadi kenyang. Seperti mujizat yang Tuhan Yesus lakukan “Lima roti dan dua ikan.”

6. Berbicara dengan bahasa lain.

Seorang bernama Mel Tari salah satu anggota tim doa. Ketika ia berada di Amerika, ia hadir dalam suatu pertemuan kebaktian di mana ia harus menceritakan tentang kasih Tuhan, orang yang akan menterjemahkan kesaksiannya ke dalam bahasa Inggris berhalangan hadir. Sementara sudah waktunya untuk ia berbicara. Tetapi hal itu tidak menjadi halangan bagi Tuhan untuk melakukan kehendakNya. Tuhan menyuruh-nya maju ke depan dan saat itulah Tuhan mulai mengatakan sesuatu dengan menyuruhnya untuk memulai dengan kata “ladies and gentleman” dan ia dengan lancar ia berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris seperti orang yang telah terbiasa melakukannya hingga selesai. Orang-orang yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan bahwa bahasa Mel Tari sangat baik.
Mel Tari menuliskan bahwa pada masa kegerakan Tuhan itu telah terjadi 200.000 orang telah bertobat dan dimenangkan bagi Kerajaan Allah. Jumlah yang menyerahkan hidupnya pada Tuhan Yesus saat kegerakan itu terjadi sangat banyak sehingga seluruh TTS (95%-an) memeluk Kristen, kecuali daerah Boti dan beberapa desa di Amanuban Timur.

Mengapa Tuhan Melakukannya?

Jika terjadi kegerakan kebangunan rohani di so'e maka ada alasan yang kuat mengapa Tuhan melakukannya?

1. Mereka harus diselamatakan sebelum Gerakan 30 September (G30S) terjadi. Sebagian di antara mereka mungkin akan menjadi seperti seorang penjahat yang disalibkan di sebelah kanan Tuhan Yesus yang diselamatkan pada detik-detik terakhir.

2. Saat itu masih banyak anggota masyarakat luas di seluruh TTS yang masih belum beragama. Setelah G30S gagal, maka mereka akan dicurigai sebagai anggota komunis oleh pemerintah. Untuk menghindari pencarian dan penangkapan oleh petugas, maka banyak yang memutuskan untuk menjadi anggota gereja, tetapi tanpa disertai dengan pertobatan. Jumlah mereka sangat banyak. Karena itu mereka perlu untuk “ditolong”, sehingga mereka dapat mengetahui bahwa “tempat pelarian” tersebut sebenarnya adalah tempat pelarian yang tepat, karena mereka akan bertemu dengan Tuhan Yesus yang adalah Juruselamat dunia.

3. Kondisi kesehatan masyarakat yang rentan terhadap berbagai macam penyakit, berhubung dengan kelaparan hebat yang sedang melanda mereka, sehingga mereka perlu disembuhkan. Jumlah mereka yang harus “diselamatkan” sangat banyak, dan tersebar luas di seluruh pelosok TTS. Karena itu, dibutuhkan banyak tim untuk pergi ke sana.

Pengaruh gerakan kebangunan rohani ini sangat terasa dengan banyaknya orang yang terlibat di dalamnya. Hampir semua kegiatan terhenti, maka So'e kelihatan juga seperti kota mati. Diadakah pencarian informasi yang dilakukan oleh petugas keamanan, tetapi mereka tidak melihat tidak ada hal-hal yang melanggar hukum yang telah terjadi. Mereka didapati berbicara tentang pertobatan, pengakuan dosa, dan penyesalan atas kejahatan-kejahatan yang telah dilakukan. Mereka juga membakar le'u-le'u, membuang minuman keras dan menghancurkan botol-botolnya sehingga menurut polisi, mereka tidak bisa ditangkap karena ternyata mereka juga telah membantu polisi, dan perbuatan mereka sangat positif dan tidak melanggar hukum. Di So'e yang terdengar hanyalah perbuatan-perbuatan Tuhan yang dahsyat dan ajaib.

Dewan gereja di Timor telah mengakui bahwa kebangunan Rohani yang terjadi di So'e ini adalah pekerjaan Roh Kudus, tetapi mereka belum bisa menerima keberadaan tim doa dan mereka kelihatan berhati-hati untuk menerima tim doa, sehingga harus “menunggu buah roh” dari pelayanan tim doa. Waktu untuk “menunggu buah roh “ dihasilkan cukup lama, yaitu hingga 36 tahun kemudian, yaitu pada tahun 2001 dimana keberadaan rim doa baru diterima di tingkat Sinode GMIT. Setelah 38 tahun kemudian, sejarah menceritakan bahwa kegerakan tersebut masih berlanjut hingga saat ini, sehingga tim doa melonjak menjadi 600 di seluruh NTT pada tahun 2002, dan menjadi 2000 tim doa pada tahun 2003.
Semua orang yang terlibat dalam kebangunan rohani di TTS adalah manusia biasa yang juga memiliki kelemahan. Tetapi, kelemahan tersebut tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk menolak keberadaan kebangunan rohani yang telah terjadi. Saat ini 30 tahun sudah lewat, tetapi kegerakan rohani itu masih tetap ada dan setiap tahunnya pada tanggal 26 September selalu diperingati sebagai hari kebangunan rohani.

Semakin serupa dengan Kristus.

Amin.

REF: Joshua Ivan Sudrajat

Ditulis kembali oleh Untung Bongga Karua.

SEJARAH GREAT AWAKENING SOE NTT 1965

KEBANGUNAN ROHANI SOE 1965

Ketika Saya Bangun Pagi, Roh Kudus cuma mengatakan Cari dan Pelajari Sejarah Kebangunan Rohani di Soe NTT, saya mencari dan menemukan ringkasan tulisan dari Saksi Sejarah Mel Tari pada saat kejadian usianya 18 tahun dan ia merupakan orang yang mengalami kebangunan rohani di Soe NTT, kemudian ia pindah dan menetap di Amerika.

Sekarang Saatnya kembali Soe dan NTT dinyalakan kembali Api Kebangunan Rohani di akhir jaman ini. Hujan Awal dan Hujan Akhir Bersatu Lahirkan Lawatan. Bagi semua Pasukan Tuhan di Indonesia mari kita rapatkan Barisan, Kita Belajar dan Gali Kembali semua sumur-sumur yang sudah lama ditutup.

Tuhan mau kita menyiapkan diri lebih lagi sebab Dia akan menyatakan Signs and Wonders nya lebih lagi. Tuhan Yesus mau memulihkan segala sesuatu sebelum KedatanganNya yang kedua kali (Kisah 3:21).

PENDAHULUAN

Soe adalah kota kecil kira 270 mil (kira-kira 113 km) jauhnya dari Kupang (ibukota provinsi NTT), provinsi ini saat ini berbatasan dengan Timor Leste (sejak merdeka dari Indonesia pada tahun 2002)

Bayangkan keadaan Indonesia pada tahun 1965 di NTT, mungkin sekarang kalau kita pergi kesana daerah itu masih sangat tertinggal, apalagi pada saat itu. Untuk mencapai Soe dari Kupang, tidak ada kendaraan umum, cara yang paling mudah adalah menunggu angkutan pemerintah yang frekuensi lewatnya itu ngga tentu, apabila tidak maka alternatif lainnya adalah berjalan kaki sejauh 113 km melewati track hutan

di tempat itulah Tuhan melakukan mujizatNya.... why? no one knows.....

KONDISI DI NTT TAHUN 1960an

Sebagai gambaran, Indonesia saat itu dalam masa kondisi ekonomi yang terpuruk, inflasi tercatat sebesar 170% dari tahun 1951-1966
hal ini menyebabkan kelangkaan makanan terjadi di daerah-daerah terpencil.
tahun 1965 sendiri adalah tahun dengan iklim yang buruk di Indonesia, menyebabkan hasil panen sedikit, sehingga makanan menjadi langka dan mahal, sebagai gambaran rata-rata saat itu orang menanam 3x namun hanya bisa menuai 1x dan tentunya kita ngga akan pernah lupa dengan peristiwa G30S PKI tahun 1965, banyak orang yang berlabel komunis dikejar-kejar lalu dibunuh

disaat seperti ini gereja di Soe pun kesulitan untuk mendapatkan bahan pengajaran, sehingga kotbah jadi monoton, tidak ada kelas studi alkitab, tidak ada sekolah minggu, mereka mengandalkan bahan2 dari missionaris luar negeri atau dari tim penginjilan kota lain. Di suatu titik, kondisi ini memicu kehausan akan Firman Tuhan

pada tahun 1964 KKR diadakan di Malang dipimpin oleh Johannes Ratuwalu, impact dari KKR ini gereja di Malang mengirimkan tim tim kecil missionaris ke daerah2, salah satunya mencapai Soe.

AWAL MULA KEBANGKITAN ROHANI - REVIVAL

Pada July 1965 pengkotbah dari Institut Injil Indonesia bernama Detmar Scheunemann bersama tim mendatangi Soe, mereka melayani dan menubuatkan bahwa akan ada tim penginjilan yang dibentuk di Soe yang akan diutus ke berbagai daerah pedalaman

Tak lama setelah itu, pada tanggal 26 September 1965 bermula dari sesi doa malam bersama yang diikuti oleh kurang lebih 200 orang segala macam umur (Mel Tari ada diantaranya), tiba-tiba terdengar suara angin kencang yang melanda, beberapa orang tampak ketakutan dan berbicara satu sama lain, tapi pada akhirnya mereka melanjutkan doanya.

Disinilah awal mula terjadi "keanehan", sebagai informasi, gereja ini adalah gereja Presbyterian, dimana doa semuanya sudah tercatat dalam lembaran, ada urutan doa yang jelas (absolut), dan selalu berdoa seorang demi seorang bergiliran secara tertib dan teratur. Namun malam itu semua orang tampaknya melupakan urutan doa, semuanya mulai berdoa secara serentak, dan juga berdoa diluar apa yang sudah tercatat. Hal ini sangat mengherankan dan bahkan juga membuat Pendeta yang memimpin kebingungan, tapi tampaknya Pendeta tersebut juga tidak bisa mengendalikan keadaan yang terjadi.

Hal ini terus berlangsung di tengah bunyi angin yang makin kencang, tak lama setelah itu, mereka mendengar "sirene" pemadam kebakaran, mereka rupanya melihat api membakar gereja. Jangan bayangkan sirene ini seperti sirene pada umumnya, tapi bayangkan orang-orang banyak pakai kentongan, saya yakin orang Indonesia mengerti hal ini sehingga banyak orang mendatangi gereja karena mereka berpikir gereja kebakaran dan apinya besar sekali, polisi pun berdatangan pada saat itu

Namun anehnya, api yang besar itu ternyata tidak membakar gereja, orang-orang ditempat itu semua terheran-heran, dan akhirnya banyak yang memutuskan untuk menerima Yesus sebagai juruselamat saat itu juga.

Meskipun terheran-heran, namun pada akhirnya sesi doa tetap dilanjutkan (atau mungkin bahasa lainnya tidak bisa dihentikan). Gaya baru untuk menyembah Tuhan seakan-akan "lahir" saat itu, orang-orang mulai mengangkat tangan, memuji dan mengucap syukur, beberapa orang memuji Tuhan dengan bahasa-bahasa yang baru sama sekali (beberapa dari bahasa itu barulah diketahui ternyata adalah bahasa Perancis, Jerman, Inggris, dan bahkan Ibrani sendiri), sesi doa yang tadinya berjalan sangat tertib dan teratur berubah jadi sesi penyembahan kepada Tuhan dengan ekspresi masing-masing

tiba-tiba, seseorang berdiri di mimbar, perlu diketahui aturan di gereja tersebut mimbar bukanlah tempat untuk orang awam, hanya pendeta/pengkotbah saja yang boleh berdiri disana, tapi malam itu rasanya semua aturan tidak berlaku lagi. Dengan berapi-api pemuda ini berkata "Tuhan bilang ini adalah kejadian yang sama dengan di Kisah Rasul 2 : 17"

Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

setelah itu dia berkotbah selama kurang lebih setengah jam, semua terheran-heran karena semua tahu dia adalah orang yang baru saja bertobat beberapa hari yang lalu.... di akhir kotbahnya orang ini menyerukan agar gereja ini pun bertobat, lalu mulai bergerak keluar untuk memberitakan injil keluar gereja, dimulai besok....

ya besok !! biasanya orang yang mau menginjil atau diutus ketempat lain haruslah mengikuti prosedur dulu, tidak sembarang orang bisa, bagaimana mungkin tiba-tiba dalam semalam bisa menyiapkan tim yang sesuai dengan prosedur?

siapa sangka inilah cikal bakal kebangunan rohani yang akan terjadi melanda hampir seluruh pulau Timor
karena dari sejak malam itu 26 September 1965 sampai tahun 1970an, ratusan tim penginjilan keluar dari tempat ini, dan kesemuanya menginjil dengan penuh kuasa dan disertai oleh mujizat selama perjalannya, tim2 penginjilan dari Timor menjangkau daerah-daerah seperti : Rote, Sabu, Alor, Flores, Sumba, Sawu, Timor Timur (sekarang Timor Leste), Kalimantan, dan daerah2 pedalaman lainnya

Hal ini benar-benar terjadi, dan dalam melakukan kesemuanya itu mereka benar-benar berserah kepada Tuhan. Mereka akan berkumpul di gereja, berdoa bersama-sama untuk supaya Tuhan memilihkan orang untuk menginjil, dari doa itu berbagai jawaban dan penglihatan mereka dapatkan sehingga dibentuklah sebuah tim umumnya terdiri dari 10-15 orang segala umur (bahkan anak-anak pun ada yang ikut), setelah itu tim akan berdoa untuk kemudian minta bimbingan roh kudus, ke daerah mana mereka harus menginjil, dalam kesemuanya itu, penyertaan Tuhan, mujizat dan penyediaan ilahi selalu menyertai mereka.

sungguh Tuhan kita luar biasa

KEADAAN GEREJA SETELAH KEBANGKITAN ROHANI TERJADI

Pertobatan ada dimana-mana, setiap kali ibadah dilakukan, orang-orang bertobat mengakui dosa-dosanya dihadapan jemaat, jimat-jimat dibawa dikumpulkan kepada pemimpin untuk kemudian dibakar, ada banyak sekali orang yang menerima karunia roh seperti mimpi, penglihatan, wahyu roh kudus.

Suami-istri datang ke suatu kebaktian, disambut oleh usher yang saat itu juga menerima wahyu dari roh kudus kalau suaminya melakukan perselingkuhan. Pada awalnya suaminya tentu menyangkalnya, namun setelah usher tersebut memberitahukan nama wanita selingkuhannya, sampai tempat dan tanggal mereka berselingkuh, suami itu sudah tidak bisa menyangkalnya lagi, lalu bertobat. Istri yang mendengarnya menjadi sangat kesal, lalu kemudian kepada istri tersebut juga dibukakan dosa-dosa yang tersembunyi, dan pada akhirnya istri tersebut juga mengakuinya, bertobat, terjadi rekonsiliasi diantar mereka. Hal-hal seperti ini sangat banyak terjadi dan bahkan menjadi fondasi kebangunan rohani untuk tahun-tahun setelahnya

namun demikian, dalam kasus-kasus yang ekstrim, orang-orang yang tidak mau mengakui dosa-dosanya padahal roh kudus sudah menyatakannya maka akan meninggal di tempat

seperti diceritakan ada seseorang yang mengikuti kebaktian, ditengah-tengah kebaktian orang tersebut ditegur oleh pemimpin bahwa dia punya dosa yang tidak diakui, yaitu dia menyimpan tuak dirumahnya, dan dia adalah seorang yang suka mabuk. Orang ini menyangkalnya didepan jemaat, diluar dugaan, pemimpin saat itu memberikan ultimatum yang sangat keras : yaitu dalam rentang waktu 24 jam dimulai dari dia mendengar Firman ini dan tidak bertobat, maka saat itu juga dia akan mati. Orang tersebut sayangnya, tetap menyangkalnya. Keesokan harinya ketika dia datang lagi ke pertemuan, dia diberi tahu kalau dia hanya punya waktu 1 jam untuk hidup, teman-teman dan jemaat mendesak dia untuk segera bertobat dan mengakuinya, namun orang ini tetap menyangkalnya.... Sampai detik-detik akhir, orang ini tetap menyangkalnya, jemaat menghitung mundur 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1.... Orang tersebut jatuh dan meninggal

mengingatkan kita pada kasus Ananias dan Safira....

BEBERAPA MUJIZAT YANG TERJADI

berikut akan dijelaskan secara singkat mujizat yang menyertai tim penginjilan selama melakukan tugasnya

1. Berjalan diatas air.

Satu tim penginjilan oleh tuntunan roh kudus disuruh untuk menginjil ke suatu desa, ditengah perjalanan mereka bertemu dengan sungai yang cukup deras, setelah berdiskusi mereka sepakat untuk bermalam disitu, baru kemudian mencari cara untuk menyebrang besoknya

Namun demikian, pemimpin tim penginjilan tersebut mendapatkan hal yang berbeda dari Roh Kudus, mereka disuruh saat ini juga untuk menyeberang untuk secepatnya memberitakan injil. Beberapa anggota tim menyuarakan keberatannya, karena saat itu sudah lewat tengah hari dan tidak aman juga untuk melanjutkan perjalannya, lagipula bagaimana mereka bisa menyeberang tanpa ada perahu.

Setelah berdoa, pemimpin tim membulatkan tekadnya dan bersikeras bahwa roh kudus berkata mereka harus menyeberang saat itu juga, pemimpin itu berjalan ke tepian air dan menyuruh anggota tim untuk mengikutinya. Sebagai gambaran, lebar sungai itu kira2 250 meter, dalamnya diperkirakan 6 meter.

Pemimpin tersebut dengan cepat kakinya melangkah masuk kedalam air, anehnya anggota tim melihat bahwa air tidak pernah melebihi dari lutut pemimpin tersebut, setelah berjalan beberapa saat, pemimpin tersebut mengisyaratkan supaya semua anggota mengikutinya. Jadilah semua anggota tim penginjilan mengikutinya, dan semua mengalami hal yang sama, air tidak pernah melebihi lutut, jadi semuanya berpikir mungkin sungai ini ngga dalam atau pemimpin menemukan tempat dangkal untuk bisa diinjak dan diseberangi

namun demikian, orang dari desa sebelumnya yang bukan masuk tim penginjilan yang mengantar mereka sampai ke tepian sungai tersebut, mencoba... dan hasilnya hampir hanyut dibawa arus.... seluruh tim saat itu sadar bahwa mereka sedang mengalami mujizat....

2. Paduan suara malaikat.

Ketika suatu tim sampai ke suatu daerah, tentunya orang-orang disekitar situ belum tahu mereka datang, dan biasanya butuh waktu berhari-hari untuk kemudian mengabarkan berita bahwa ada tim yang datang ke desa-desa sekitar situ, jaman itu ngga ada handphone, bahkan telepon rumah pun tak ada

mujizat terjadi pada salah satu tim, dimana pada saat mereka datang ke suatu desa saat tengah malam, ketika mereka bangun besoknya, gereja tempat mereka menginap sudah penuh sesak mengantri orang-orang yang haus akan berita injil, orang-orang tersebut bahkan datang dari desa yang jaraknya 20-30 km dari tempat tersebut.... bagaimana mungkin hal ini terjadi? siapa yang memberitahu mereka?

menurut penduduk desa, malam itu mereka mendengar nyanyian rohani dan berpikir artinya besok di gereja akan ada kebaktian, mereka berpikir itu adalah tim penginjilan yang menyanyikannya sembari memutari seluruh desa yang ada. Padahal hal itu tidak mungkin dilakukan, tim datang tengah malam dan langsung tidur di gereja

mereka semua sepakat itu adalah malaikat yang bernyanyi.

3. Kuasa gelap dikalahkan.

sering sekali terjadi, setiap tim datang ke suatu daerah maka akan dihadang oleh dukun yang berkuasa di daerah tersebut
namun demikian, tidak pernah dilaporkan sekalipun kekalahan terjadi, pada akhirnya seluruh penduduk desa bertobat dan membawa jimatnya kepada tim untuk kemudian dibakar

bahkan ada dukun yang menyambut tim dengan tangisan, karena pada saat mereka datang, "peliharaan" dukun itu katanya kabur semua.

4. Air menjadi anggur.

Saat pertobatan terjadi, maka terbentuklah suatu "tradisi" baru untuk menjauhi segala macam tuak dan minuman keras
saat itu perjamuan kudus umumnya memakai tuak, karena tidak ada anggur disitu, buahnya saja tidak ada
hal ini sempat menimbulkan pro kontra apakah mereka tetap harus memakai tuak untuk perjamuan kudus....

sampai akhirnya dalam suatu kebaktian, mereka memutuskan untuk memakai air saja untuk perjamuan kudus, diluar dugaan, air tersebut benar-benar berubah menjadi anggur.... dan hal ini berlangsung kira-kira 1,5 tahun lamanya.

5. Segala macam penyakit disembuhkan, orang mati dibangkitkan.

Buta melihat, lumpuh berjalan, tuli mendengar, orang mati bangkit
apakah perlu penjelasan lebih lanjut?

6. Perpindahan tempat / teleportasi ??

Mujizat yang sangat unik...
Dikisahkan oleh satu tim penginjilan, bahwa saat itu dia harus berjalan dari desa A ke desa B oleh tuntunan roh kudus. dimana untuk mencapai desa B dari desa A itu minimal harus 3 hari berjalan melewati track hutan.

Mereka taat dan berjalan, namun anehnya, baru 1 hari mereka berjalan, lalu bermalam, besoknya pada waktu mereka bangun, mereka mendapati kalau desa B ternyata sudah ada di depan mata.... semua orang yang ada dalam tim hampir-hampir tak percaya, namun juga memuliakan Tuhan karena artinya injil bisa lebih cepat diberitakan

jadi teringat akan ayat ini :

Kisah Para Rasul 8
39. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.
40. Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di Kaisarea.

7. Multiplikasi Makanan.

Ya, makanan adalah sumber utama permasalahan tiap orang, apalagi bagi sebuah tim yang akan berjalan melewati hutan mengikuti bimbingan, yang terkadang mereka juga tidak tahu tujuannya kemana

namun demikian seluruh tim dipelihara dengan baik oleh Tuhan

satu tim bersaksi pada saat mereka hendak berangkat ke desa lain, mereka dibekali 9 buah pisang oleh pemimpin desa, tim ada 15 orang saat itu.
ditengah perjalanan laparlah mereka dan memutuskan untuk membagi-bagikan pisang itu sama rata keseluruh anggota tim
namun terkejutlah mereka, karena ternyata masing-masing bisa memakan 1 pisang secara utuh, yang artinya 9 pisang cukup untuk memberi makan 15 orang

ada juga kesaksian pada waktu satu tim datang ke gereja kecil di suatu desa. Saat itu makanan sedang sedikit sehingga tidak mungkin cukup untuk menjamu tim yang beranggotakan 10 orang, istri pendeta saat itu hanya punya sedikit tepung singkong dan sedikit daun teh. Namun kemudian pemimpin tim berkata kepada istri pendeta itu untuk membuatkan makanan untuk semua tim. Jadilah istri tersebut taat, dan memasak 1 buah roti dan 1 teko teh, untuk kemudian dihidangkan kepada tim. anehnya, setiap kali roti tersebut disobek, maka akan langsung utuh kembali, dan setiap teh dituang dari teko, teh tersebut tidak berkurang, sehingga akhirnya pada hari itu anjing pun kenyang dengan roti

8. Minum racun maut.

racun adalah hal yang umum ditemui saat itu, setiap dukun biasanya punya racunnya masing-masing

tidak jarang tim yang datang ke suatu desa kemudian dihidangkan makanan yang telah dibubuhi racun tanpa sepengetahuan mereka, tentunya mereka tidak curiga dan makan dengan lahap karena lapar sehabis perjalanan jauh

namun demikian tidak terjadi apa-apa terhadap mereka, dan mereka pun melanjutkan berkotbah, dan disaat berkotbah tiba-tiba ada orang yang bertobat mengaku kalau telah menaruh racun dan percaya kalau Yesus telah melindungi mereka dari racun tersebut

9. Memerintah binatang.

ya manusia memang diciptakan untuk memerintah binatang pada mulanya
berjalan berhari-hari dalam hutan yang liar tentunya tidak lepas dari gangguan binatang-binatang liar, namun demikian binatang-binatang tersebut tidak pernah mengganggu tim penginjilan dan bahkan dalam kasus yang ekstrim malah menuruti perintah tim

10. Dipimpin roh kudus dalam bentuk awan dan api.

Siang hari dalam hutan di Indonesia bisa jadi panas sekali untuk tim yang berjalan di tengah hutan, namun demikian seringkali juga ada awan yang menyertai tim dalam perjalanan, sehingga tim tidak kepanasan, dalam satu kesaksian, bahkan awan tersebut seakan-akan menudungi tim dari hujan, hujan turun didepan, dibelakang, disamping kiri-kanan, namun tim tidak kehujanan

Ketika malam tiba dan roh kudus tetap menyuruh untuk berjalan, seringkali itu bukan ide yang baik untuk dilakukan, karena gelap gulita dan orang seringkali bisa saja kehilangan arah dalam kegelapan. namun demikian tim hanya tinggal mengikuti cahaya yang ada didepan mereka, dan mereka pun pasti akan sampai ketempat tujuan dengan selamat.

11. Pakaian yang selalu bersih.

Entah kenapa, logikanya ketika seseorang berjalan selama 1-2 hari menembus hutan tanpa mandi, pastilah pakaian akan kotor, badan bau keringat, kaki kotor karena lumpur, dsb. Namun anehnya, setiap kali tim berjalan lalu kemudian berkotbah, saat berkotbah pakaian tim didapati sangat bersih seakan-akan sudah dicuci kembali, padahal itu adalah pakaian yang sama yang mereka kenakan, tentu saja saat itu tidak banyak orang mau berjalan jauh sambil membawa pakaian yang banyak

namun ketika mereka kembali dari penginjilan, mereka tetap harus mengerjakan cuciannya sendiri, tidak ada pakaian yang tiba-tiba bersih

Apakah ada martir dalam peristiwa ini? satu-satunya laporan adalah ada 1 orang yang menginjil di suatu daerah, lalu tiba-tiba orang tersebut diculik, dibawa masuk kedalam hutan. Disana dia berlutut, berdoa memuji menyembah Tuhan, orang yang menculiknya memotong tangan kiri, lalu tangan kanan, dan akhirnya memenggal kepalanya. Jadilah dari Indonesia punya martir untuk Tuhan

Ketika kita membaca mujizat-mujizat ini, pasti kita akan berkata "wow" atau "luar biasa", namun demikian tim saat itu bersaksi, bagi mereka mujizat yang setiap hari mereka alami itu adalah hal yang biasa-biasa saja. Mereka itu tujuannya adalah menginjil, ketika mereka pergi kesuatu desa dengan bimbingan roh kudus, mereka tidak tahu mujizat apa yang akan terjadi disitu, mereka juga tidak tahu apakah akan terjadi mujizat, sehingga ketika terjadi mujizat, ya mereka memuliakan Tuhan, namun bagi mereka mujizat itu adalah hanya alat supaya mereka bisa memberitakan injil lebih efektif lagi. Yang luar biasa diatas semuanya itu adalah melihat jiwa-jiwa bertobat untuk Yesus.

So bagi mereka yang penting adalah jiwa-jiwa yang bertobat, bukan mujizat yang terjadi, barangkali dasar pemikiran inilah yang akhirnya malah melahirkan mujizat-mujizat yang begitu banyaknya saat itu, dengan kata lain, mujizat ini benar-benar hanya untuk kemuliaan Tuhan dan bukan untuk kepentingan pribadi

Ketika Mel Tari kembali ke sungai yang dimana dia pernah berjalan diatasnya, temannya menggoda dia dan berkata "apakah kamu pikir sekarang Tuhan akan membuatmu kembali berjalan diatas air?". Mel Tari dengan tegas menjawab "tidak, disebelah sana sudah ada jembatan yang dibangun oleh para missionaris, kenapa saya harus repot-repot berjalan diatas air lagi"

MENDENGAR SUARA TUHAN

ini adalah hal yang sangat umum terjadi saat itu, ada 7 cara Tuhan berbicara pada saat itu :

1. Secara Audible, mendengar langsung (1 Sam 3:3-10)
2. Penglihatan (Yehezkiel 1:1)
3. Mimpi (Kejadian 31:11)
4. Nubuatan (Kisah Para Rasul 21:10-11)
5. Suara hati, suara lembut yang terdengar dalam hati / pikiran
jika itu dari roh kudus, maka tidak pernah ada paksaan dan selalu disertai damai sejahtera
jika suara itu memaksa atau bikin ga tenang, itu pasti roh jahat
6. Firman Tuhan / Alkitab
7. Keadaan sekitar, terkadang Tuhan kasih keadaan kepada kita untuk kemudian kita "terpaksa" memilih salah satu pilihan

Namun demikian, jika memungkinkan, semuanya itu harus diuji dulu lewat saudara seiman (fellowship test) - Kisah Rasul 13:2-3
Jika seseorang mendapatkan sesuatu dari Tuhan, maka orang itu akan membawa kedalam pertemuan jemaat untuk kemudian menceritakannya dan akhirnya saling mendoakan menunggu konfirmasi jawaban dari Tuhan

hal ini menjaga setinggi apapun "rohani" orang tersebut, untuk tetap rendah hati
jangan pernah berjalan sendirian sama Tuhan dalam keadaan apapun, itulah saat yang tepat dimana iblis bisa menggoda untuk jadi sombong
jangan pernah berkata "aku ga butuh yang lain"

DAMPAK

Jumlah jemaat meningkat pesat dalam beberapa tahun saja
pada saat itu gereja yang ada semua unity / bersatu
Polisi tidak punya kerjaan
Penjara-penjara kosong

pada tahun 1970an mulai mengalami penurunan, kemungkinan karena tidak ada penggembalaan yang memadai
dan kemungkinan lainnya adalah karena para tua-tua gereja kebanyakan menolak gerakan ini, mereka menolak mengakuinya dan bahkan menolak untuk mengalaminya, sehingga tim-tim penginjilan yang ada saat itu tidak pernah ada didalam gereja / jadi pengurus gereja. Pada akhirnya kebanyakan tim ini pindah keluar gereja yang lebih terbuka dengan karunia roh kudus

Kenapa hal ini sepertinya tidak diketahui oleh orang Indonesia sendiri?

Ini pertanyaan yang saya pribadi juga tidak mengerti kenapa Tuhan tak ijinkan Indonesia mengetahui hal ini
seperti yang telah saya utarakan di pendahuluan, bahkan buku yang berbahasa Indonesia tentang hal ini pun tak ada, orang Indonesia aslinya malah menulis buku diluar negeri dalam bahasa Inggris

Mel Tari menceritakan, setelah hal ini terjadi, pada tahun 1970 dia disuruh Tuhan berangkat ke Amerika untuk bersaksi disana, dengan pertolongan Tuhan yang ajaib lewat orang yang tak dikenal memberikan uang untuk perjalanan dan kejadian ajaib di kedutaan Amerika akhirnya memang dia sampai ke Amerika, bersaksi disana, menuliskan buku disana, pelayanannya boleh dibilang cukup berhasil (sampai saat ini info terakhir yang saya tahu Mel Tari masih melayani di Amerika)

Ketika dia diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk kembali ke Indonesia, dia sudah sangat senang untuk kemudian bersaksi dan berkotbah di gereja-gereja di Indonesia, namun demikian, Tuhan melarangnya, dan hal utama yang harus dia lakukan adalah kembali ke Soe, untuk bertemu dengan keluarga baik jasmani maupun rohani disana, untuk kemudian menghibur mereka, mencuci kaki mereka bila perlu, melayani mereka seperti dia melayani Tuhan. Akhirnya dia mengerti hal ini dilakukan untuk menjaga supaya dia tetap rendah hati, karena itulah dia pun hampir tak pernah berkotbah di gereja di Indonesia
Kita mungkin tak mengerti, namun kita tahu rancangan Allah kepada kita semua adalah rancangan yang membawa kepada kehidupan dan hari depan yang penuh bahagia

Jika suatu saat hal ini terjadi ditempat kita berada sudah siapkah kita

Terpujilah Tuhan Yesus yang memberkati dan menyertai kita semua sampai pada kesudahannya
Selanjutnya The Great Awakening 2016 NTT, Api Kebangunan Rohani Menyala Lagi Di Soe, Hujan Awal dan Hujan Akhir Bersatu Lahirkan Lawatan. Indonesia akan Mengalami Api Kebangunan Rohani Yang Besar.

Penulis : Mel Tari

REF: Joshua Ivan Sudrajat.

Ditulis kembali oleh Untung Bongga Karua.

MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama)

  MENGENAL ISI HATI BAPA (Bagian Pertama) Sabtu, 04 Februari 2023 Ps Joseph Hendrik Gomulya           Sejak awal manusia diciptakan Allah ...